JENEPONTO—Baru beberapa hari menjalankan tugas di Kabupaten Jeneponto, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Jeneponto, Akhmad Heru Prasetyo, langsung menggelar silaturahmi dengan wartawan dengan santai dan penuh keakraban, di Aula Lantai II Kejari Jeneponto, Kamis (18/12/2025).
Kajari Akhmad Heru Prasetyo didampingi oleh Plt Kasi Intelijen Fathir Bakkarang, Kasi Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) Abdillah Zikri Natsir, Plt Kasi Pidsus Tri Utami Putri, serta Jaksa Muhammad Arfandy Amran.
Dengan silaturahmi ini dapat menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan serta meningkatkan sinergi antara Kejari dan media sebagai mitra strategis dalam penyebaran informasi hukum.
Dalam kesempatan ini, Kejari Akhmad Heru Prasetyo mengucapkan, terima kasih kepada seluruh insan pers yang selama ini secara konsisten membantu publikasi berbagai kegiatan Kejari Jeneponto.
Dengan silaturahmi ini pula, ia mengharapkan, agar hubungan yang terjalin bisa terus berkembang menjadi sinergi yang kuat demi terwujudnya pengabdian hukum yang optimal di Kabupaten Jeneponto ini.
“Saya sangat menghargai peran penting media dalam menyebarluaskan informasi yang akurat dan konstruktif. Kita perlu bekerja sama dan saling mendukung untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi hukum,” kata Kajari Akhmad Heru Prasetyo.
Sebelum silaturahmi dengan wartawan, ia menyempatkan diri untuk bersilaturahmi dengan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jeneponto, KH. Jumatang Rate, sebagai bentuk penghormatan dan dukungan dalam membangun sinergi lintas elemen masyarakat yang ada di Kabupaten Jeneponto.
Dihadapan awak media, Kajari menceritakan pengalamannya selama 20 tahun berkarir di dunia hukum dan kejaksaan. Selama bertugas di Korps Adhyaksa, Akhmad Hery Prasetyo telah menerima 14 Surat Keputusan (SK) dengan 12 kali pergantian jabatan.
Dari berbagai pengalamannya seperti, penempatan di berbagai wilayah dan bidang, termasuk di Sumatera Selatan, sebagai Koordinator bidang Pidana Khusus (Pidsus), anggota Satgas Penerbitan Kawasan Hutan, serta menangani kasus pembukaan perkebunan sawit dan tambang.
“Saya pernah banyak ditempatkan di berbagai daerah dan tugas berat seperti di Kejaksaan Agung. Semua pengalaman itu menjadi bekal untuk melayani masyarakat Jeneponto dengan sebaik-baiknya,” ungkap Kajari Akhmad Heru Prasetyo.
Momen silaturahmi juga dimanfaatkan dengan tanya jawab serta diskusi ringan mengenai peran media dan kejaksaan dalam menciptakan kondisi yang tertib hukum di Kabupaten Jeneponto.
Sejumlah jurnalis yang tergabung yang tergabung dalam Mitra Kejaksaan Negeri Jeneponto kembali menitipkan harapan kepada Kajari agar keterbukaan informasi dan kerja sama dapat terus dijaga.
Kajari Akhmad Heru Prasetyo langsung merespon, ia berjanji akan mengoptimalkan seluruh sumber daya untuk mewujudkan penegakan hukum yang transparan, bersih, dan berkeadilan di Kabupaten Jeneponto yang berjuluk “Butta Turatea”. (*)



















