PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Mulai Januari 2027, PPPK Penuh Waktu Didorong Jadi ASN Lewat Tes KompetensiOlympic of Statistics 2026 UNM Resmi Ditutup, Mahasiswa Sejumlah Kampus Bersaing di Ajang Statistik NasionalKapolri Dorong Polwan Indonesia Naik Kelas di Forum IAWP, Diikuti 43 NegaraRp130,4 Juta Digelontorkan untuk Pemuda Pangkep, KHDTK Tabo-Tabo Disiapkan Jadi Sentra EkowisataDPRD Makassar Dorong GERMAS dan Kesadaran Kesehatan Mental di Tengah MasyarakatMunafri Ajak Muslimat NU Makassar Kolaborasi dengan Dewan Lingkungan Atasi SampahPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Mulai Januari 2027, PPPK Penuh Waktu Didorong Jadi ASN Lewat Tes KompetensiOlympic of Statistics 2026 UNM Resmi Ditutup, Mahasiswa Sejumlah Kampus Bersaing di Ajang Statistik NasionalKapolri Dorong Polwan Indonesia Naik Kelas di Forum IAWP, Diikuti 43 NegaraRp130,4 Juta Digelontorkan untuk Pemuda Pangkep, KHDTK Tabo-Tabo Disiapkan Jadi Sentra EkowisataDPRD Makassar Dorong GERMAS dan Kesadaran Kesehatan Mental di Tengah MasyarakatMunafri Ajak Muslimat NU Makassar Kolaborasi dengan Dewan Lingkungan Atasi Sampah
WisataPangkep

Danau Cinta Balocci, Pesona Sunyi di Pelukan Perbukitan Pangkep

675
×

Danau Cinta Balocci, Pesona Sunyi di Pelukan Perbukitan Pangkep

Sebarkan artikel ini
Danau Cinta Balocci, Pesona Sunyi di Pelukan Perbukitan Pangkep
Danau Cinta Balocci

PANGKEP—Di lipatan perbukitan hijau Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, sebuah danau menghadirkan ketenangan yang jarang terusik. Airnya berwarna hijau jernih, ilalang di sekelilingnya bergerak pelan tertiup angin, sementara bukit-bukit berdiri seolah memeluk dari kejauhan. Dari ketinggian, bentuknya menyerupai simbol hati. Warga setempat mengenalnya sebagai Danau Cinta Balocci.

Suasana di sekitar danau terasa jauh dari hiruk pikuk. Tak ada bising kendaraan atau keramaian kota. Yang terdengar hanya desir angin, kicau burung, dan sesekali langkah pengunjung yang datang untuk duduk, memandang, lalu menghela napas panjang. Danau ini juga kerap disebut Danau Hijau Balocci, merujuk pada rona airnya yang menyejukkan pandangan.

Bentang alam di sekitarnya menambah daya tarik. Tebing-tebing tinggi berpadu dengan perbukitan hijau yang memanjang, membentuk lanskap alami yang dramatis sekaligus menenangkan.

Dari beberapa sudut, hamparan sawah warga tampak di kejauhan, menghadirkan kesan harmoni antara alam dan kehidupan. Sejumlah pengunjung datang bukan semata untuk berfoto, melainkan mencari ruang sunyi—tempat berpikir, memulihkan diri, atau menikmati kebersamaan tanpa banyak kata.

Akses menuju lokasi relatif mudah. Dari Kota Makassar, perjalanan sekitar 1,5 jam melalui Jalan Poros Makassar–Barru menuju Pangkajene dan Kepulauan.

Memasuki kawasan Tonasa, pengunjung mengikuti penunjuk arah ke Balocci. Pada beberapa titik terakhir, kondisi jalan masih berupa tanah dan bebatuan sehingga kehati-hatian dianjurkan, terutama saat hujan.

Setibanya di lokasi, lelah perjalanan terasa terbayar. Pengunjung bebas datang dari pagi hingga senja. Saat matahari menurun, pantulan cahaya keemasan di permukaan danau menghadirkan suasana kian syahdu. Pada malam hari, langit Balocci yang relatif bersih memperlihatkan bintang-bintang, menambah kesan magis kawasan ini.

Keunikan Danau Cinta paling terasa ketika pengunjung mendaki bukit di sekitarnya. Dari titik pandang tertentu, bentuk hati danau tampak jelas dan menjadi favorit untuk mengabadikan momen. Tak jarang pula lokasi ini dipilih sebagai latar foto pasangan karena atmosfernya yang alami dan intim.

Lebih dari sekadar tujuan wisata, Danau Cinta Balocci adalah potret keindahan Sulawesi Selatan yang masih terjaga. Ia menawarkan ketenangan, kedekatan dengan alam, dan pengalaman sederhana yang membekas—ruang sunyi di pelukan perbukitan Pangkep, tempat siapa pun bisa jatuh hati tanpa banyak alasan. (Ag4ys)

Danau Cinta Balocci
Danau Cinta Balocci

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com