Advertisement - Scroll ke atas
Makassar

Pesawat ATR Hilang Kontak di Maros, Gubernur Sulsel Kerahkan Seluruh Sumber Daya

519
×

Pesawat ATR Hilang Kontak di Maros, Gubernur Sulsel Kerahkan Seluruh Sumber Daya

Sebarkan artikel ini
Pesawat ATR Hilang Kontak di Maros, Gubernur Sulsel Kerahkan Seluruh Sumber Daya
Sebuah pesawat jenis ATR-400 rute Yogyakarta–Makassar dilaporkan hilang kontak saat melintas di wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu (17/1/2026) siang. Hingga Sabtu sore, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian intensif di kawasan pegunungan karst Leang-Leang, Maros.

MAKASSAR—Sebuah pesawat jenis ATR-400 rute Yogyakarta–Makassar dilaporkan hilang kontak saat melintas di wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu (17/1/2026) siang. Hingga Sabtu sore, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian intensif di kawasan pegunungan karst Leang-Leang, Maros.

Gubernur Sulawesi Selatan menyatakan pemerintah daerah bergerak cepat dengan mengerahkan seluruh sumber daya untuk mendukung proses pencarian pesawat tersebut.

Advertisement
Scroll untuk melanjutkan

“Kami sudah berkoordinasi dengan Pangdam, Kapolda, Basarnas, serta tim dari Pemerintah Provinsi Sulsel. Tiga unit ambulans lengkap dengan tenaga kesehatan juga telah disiagakan. Helikopter pencarian dan tim darat sudah bergerak ke lokasi indikatif, meski masih terkendala medan berat dan kondisi cuaca,” ujar Gubernur Sulsel dalam keterangannya, Sabtu (17/1/2026).

Ia menjelaskan, upaya pencarian dilakukan melalui jalur udara dan darat dengan melibatkan unsur TNI, Polri, Basarnas, BPBD, serta relawan setempat.

Gubernur Sulsel juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak berspekulasi terkait informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan yang terbaik dan bersabar. Memang ada laporan temuan serpihan dari warga yang dapat menjadi petunjuk, namun kami tetap menunggu informasi resmi dari tim SAR,” katanya.

Hingga Sabtu sore, tim SAR gabungan masih menyisir area yang diduga menjadi titik terakhir hilangnya kontak pesawat. Kondisi cuaca berkabut serta medan pegunungan yang terjal menjadi tantangan utama dalam proses pencarian.

Sementara itu, Basarnas memastikan setiap perkembangan terbaru akan disampaikan secara resmi kepada publik. Masyarakat diminta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi guna menghindari kepanikan.

Proses pencarian akan terus dilanjutkan dengan penambahan personel dan optimalisasi peralatan, seiring dengan perkembangan kondisi cuaca di lokasi pencarian. (Y5l/Ag4ys)

error: Content is protected !!