PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Pemerintah dan DPR RI Sepakat Turunkan Biaya Haji Tahun 2027 • 750 KK di Biringkanaya Terima Bantuan Beras Masing-masing 30 Kilogram • Dalami Dugaan Korupsi Dinkes Parepare, Polda Sulsel Periksa Taufan Pawe • 19,5 Hektare Hutan di Polewali Mandar Dibuka Ilegal, Dua Tersangka Diserahkan ke Jaksa • FK-GARDA Desak Dirlantantas Polda Sulsel Copot Kasatlantas Makassar dan Maros • SK PLT Pengkot TI Kendari Dipersoalkan, Pelatih Desak Pengprov TI Sultra Bertindak • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Pemerintah dan DPR RI Sepakat Turunkan Biaya Haji Tahun 2027 • 750 KK di Biringkanaya Terima Bantuan Beras Masing-masing 30 Kilogram • Dalami Dugaan Korupsi Dinkes Parepare, Polda Sulsel Periksa Taufan Pawe • 19,5 Hektare Hutan di Polewali Mandar Dibuka Ilegal, Dua Tersangka Diserahkan ke Jaksa • FK-GARDA Desak Dirlantantas Polda Sulsel Copot Kasatlantas Makassar dan Maros • SK PLT Pengkot TI Kendari Dipersoalkan, Pelatih Desak Pengprov TI Sultra Bertindak •
Bisnis

Buyer dari Eropa-Amerika Latin Borong Produk UMKM Pertamina, Nilai Transaksi Fantastis

787
×

Buyer dari Eropa-Amerika Latin Borong Produk UMKM Pertamina, Nilai Transaksi Fantastis

Sebarkan artikel ini
Buyer dari Eropa-Amerika Latin Borong Produk UMKM Pertamina, Nilai Transaksi Fantastis
Produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) binaan PT Pertamina (Persero) mencatat transaksi fantastis sebesar Rp7,5 miliar hanya dalam tiga hari pertama ajang The Jakarta International Handicraft Trade Fair (INACRAFT) 2026 di Jakarta Convention Center (JCC). Tingginya minat buyer dari Eropa, Asia, hingga Amerika Latin menjadi sinyal kuat meningkatnya daya saing produk lokal di pasar global.

JAKARTA—Produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) binaan PT Pertamina (Persero) mencatat transaksi fantastis sebesar Rp7,5 miliar hanya dalam tiga hari pertama ajang The Jakarta International Handicraft Trade Fair (INACRAFT) 2026 di Jakarta Convention Center (JCC). Tingginya minat buyer dari Eropa, Asia, hingga Amerika Latin menjadi sinyal kuat meningkatnya daya saing produk lokal di pasar global.

Lonjakan transaksi tersebut terdiri dari penjualan retail sebesar Rp3,8 miliar dan komitmen pembelian lanjutan senilai Rp3,7 miliar. Sejumlah buyer mancanegara dari Prancis, Belanda, Jerman, Jepang, Korea Selatan, Malaysia, Argentina, Chili, hingga negara-negara Afrika tercatat melakukan transaksi langsung dan menjajaki kerja sama ekspor jangka panjang.

Salah satu UMKM yang mencuri perhatian adalah Bali Ayu, brand wellness dan aromaterapi asal Gianyar, Bali, milik Komang Yatik. Produk berbasis bahan alami dan kearifan lokal itu berhasil menarik minat buyer internasional.

“Saya tidak pernah membayangkan produk yang saya rintis dari desa bisa diminati buyer dari berbagai negara. Pendampingan Pertamina dan keikutsertaan di INACRAFT membuka jalan bagi kami untuk menembus pasar global,” ujar Komang.

Buyer asal Malaysia tidak hanya melakukan pembelian retail, tetapi juga menyepakati rencana pasokan rutin untuk pasar ritel di negaranya. Sementara itu, buyer dari Prancis yang mengelola jaringan outlet suvenir ternama melakukan pemesanan awal dan menyatakan komitmen pembelian berkelanjutan dalam skala besar.

Permintaan signifikan juga datang dari Maladewa, dengan pemesanan ribuan unit lilin berbahan batok kelapa—produk ramah lingkungan yang kini semakin diminati pasar global.

UMKM Agrominafiber turut mencatat capaian serupa dengan berhasil menarik buyer dari Argentina dan Jepang, memperkuat penetrasi produk kerajinan Indonesia ke pasar Amerika Latin dan Asia Timur.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, menyatakan capaian tersebut merupakan hasil dari pembinaan berkelanjutan yang difokuskan pada peningkatan kualitas, daya saing, dan akses pasar UMKM.

“INACRAFT menjadi etalase strategis bagi UMKM binaan Pertamina untuk memperluas pasar dan membangun kepercayaan buyer global. Kami mendorong UMKM tidak hanya mencetak transaksi, tetapi juga memperkuat fondasi usaha agar mampu bersaing secara berkelanjutan di pasar internasional,” ujarnya.

Keikutsertaan UMKM binaan Pertamina dalam INACRAFT 2026 menegaskan peran strategis sektor UMKM sebagai motor pertumbuhan ekonomi nasional, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok industri kreatif global. (*)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com