PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Pria Paruh Baya Dianiaya di SPBU Labuaja BoneSetahun Butuh 2.200 Kantong Darah, PMI Toraja Utara Serukan Gerakan Donor TetapDugaan “Peternak Siluman” di Rombongan Bupati Bone, Pemkab Diminta Buka DataLahir di RSUD Jeneponto, Akta Kelahiran Tak Lagi Harus Antre di DukcapilAntrean BBM Padat, Pertamina Tambah 16 SPBU 24 Jam di MakassarBBM-LPG Sulsel Bikin Warga Menjerit, JMSI Sebut Terparah Sepanjang Indonesia MerdekaPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Pria Paruh Baya Dianiaya di SPBU Labuaja BoneSetahun Butuh 2.200 Kantong Darah, PMI Toraja Utara Serukan Gerakan Donor TetapDugaan “Peternak Siluman” di Rombongan Bupati Bone, Pemkab Diminta Buka DataLahir di RSUD Jeneponto, Akta Kelahiran Tak Lagi Harus Antre di DukcapilAntrean BBM Padat, Pertamina Tambah 16 SPBU 24 Jam di MakassarBBM-LPG Sulsel Bikin Warga Menjerit, JMSI Sebut Terparah Sepanjang Indonesia Merdeka
Makassar

Sinergi Lintas Sektor Didorong, Puskesmas Antang Perkuat Layanan Kesehatan di Wilayah

154
×

Sinergi Lintas Sektor Didorong, Puskesmas Antang Perkuat Layanan Kesehatan di Wilayah

Sebarkan artikel ini
antang 1
Kepala Puskesmas Antang, drg Sulpiah, saat memberikan penjelasan dalam lokakarya mini lintas sektor yang digelar di Aula Puskesmas Antang, Jalan Antang Raya, Senin (6/4/2026). (foto : Muh. Aris)

MAKASSAR – Upaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan di tingkat wilayah terus diperkuat. Puskesmas Antang, Kota Makassar, mendorong sinergi lintas sektor sebagai kunci utama dalam menjawab berbagai persoalan kesehatan masyarakat.

Hal itu mengemuka dalam kegiatan lokakarya mini lintas sektor yang digelar di Aula Puskesmas Antang, Jalan Antang Raya, Senin (6/4/2026).

Kegiatan ini tidak sekadar menjadi forum rutin, tetapi menjadi ruang evaluasi sekaligus konsolidasi antara puskesmas, pemerintah kelurahan, hingga elemen masyarakat.

Sekretaris Lurah Bitowa, Nurhayati, menegaskan bahwa persoalan kesehatan tidak bisa dibebankan sepenuhnya kepada puskesmas. Dibutuhkan keterlibatan aktif seluruh pihak, mulai dari pemerintah setempat hingga masyarakat.

“Sinergi lintas sektor sangat penting. Isu kesehatan seperti pencegahan campak, penyakit menular, hingga kebersihan lingkungan tidak bisa ditangani sendiri oleh puskesmas. Perlu dukungan RT/RW, kader, dan masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Antang, drg Sulpiah, menyebut lokakarya ini menjadi momentum untuk memaparkan capaian program sekaligus mengidentifikasi persoalan kesehatan yang masih dihadapi di wilayah kerja mereka.

Menurutnya, forum ini juga bertujuan membangun kerja sama yang lebih solid antara puskesmas dan lintas sektor dalam merumuskan solusi yang tepat sasaran.

“Melalui lokakarya ini, kami memetakan masalah kesehatan yang muncul, sekaligus mencari solusi bersama. Ini juga untuk memperkuat kerja tim antara puskesmas dan lintas sektor,” ujarnya.

Dalam forum tersebut, tiga isu utama menjadi pembahasan, yakni capaian program kerja Puskesmas Antang, pelaksanaan Outbreak Response Immunization (ORI) campak, serta pembekalan Tim Pemberian Makanan Tambahan (PMT) lokal di Kelurahan Bitowa.

Diskusi berlangsung dinamis dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari Dinas Kesehatan Kota Makassar, pemerintah kecamatan, Bhabinkamtibmas, hingga RT/RW, kader posyandu, dan PKK.

Antang 2
Seluruh Peserta lokakarya mini lintas sektor Puskesmas Antang, foto bersama usai pelaksanaan kegiatan. (foto: Muh. Aris)

Ahli Madya Penyuluh Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Makassar, Namehar Kautsar, berharap forum lintas sektor ini dapat memperkuat dukungan serta melahirkan masukan konstruktif demi peningkatan kualitas pelayanan kesehatan.

“Harapannya, kegiatan ini bisa memperkuat kolaborasi lintas sektor sehingga pelayanan kesehatan ke masyarakat semakin optimal,” singkatnya.

Dengan kolaborasi yang terus diperkuat, Puskesmas Antang menargetkan pelayanan kesehatan yang lebih responsif, terintegrasi, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara menyeluruh. (4r5/Ag4ys)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com