PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Sebelum OTT HGB, KPK Sudah Bongkar 8 Celah Korupsi ATR/BPNMakassar Borong Dua Penghargaan Kemendagri, Appi Bawa Pulang 300 Unit Bedah RumahDPRD Makassar Soroti Data Anggaran, Minta TAPD Tak Asal Ajukan ProgramMenkeu Berganti, Aras Soroti Batas Kewajaran APBN: Jangan Sampai Ambisi Lebih Besar dari Kemampuan FiskalPangkep Raih Rp1 Miliar, Layanan Kesehatan Antar Pemkab Yusran Lalogau Masuk Tiga Besar SulawesiFebrie Masuk Babak Baru, Mantan Jampidsus Segera Hadapi PersidanganPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Sebelum OTT HGB, KPK Sudah Bongkar 8 Celah Korupsi ATR/BPNMakassar Borong Dua Penghargaan Kemendagri, Appi Bawa Pulang 300 Unit Bedah RumahDPRD Makassar Soroti Data Anggaran, Minta TAPD Tak Asal Ajukan ProgramMenkeu Berganti, Aras Soroti Batas Kewajaran APBN: Jangan Sampai Ambisi Lebih Besar dari Kemampuan FiskalPangkep Raih Rp1 Miliar, Layanan Kesehatan Antar Pemkab Yusran Lalogau Masuk Tiga Besar SulawesiFebrie Masuk Babak Baru, Mantan Jampidsus Segera Hadapi Persidangan
Nasional

Prabowo Disambut Antusias Buruh Saat May Day di Monas

81
×

Prabowo Disambut Antusias Buruh Saat May Day di Monas

Sebarkan artikel ini
Prabowo Disambut Antusias Buruh Saat May Day di Monas
Ratusan ribu buruh yang hadir dari berbagai penjuru Tanah Air di Kawasan Monumen Nasional (Monas) antusias dan apresiasi kehadiran Presiden Prabowo dalam peringatan Hari Buruh Internasional di kawasan Lapangan Silang Monas, Jumat, (1/5/2026). (Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev)

JAKARTA—Ribuan buruh dari berbagai daerah memadati kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, pada peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day, Jumat (1/5/2026). Sejak dini hari, para pekerja berdatangan membawa aspirasi sekaligus harapan akan kehidupan yang lebih layak.

Perayaan May Day tahun ini terasa berbeda dengan hadirnya Presiden Prabowo Subianto di tengah massa buruh. Kehadiran kepala negara itu disambut antusias oleh ratusan ribu pekerja yang memadati Lapangan Silang Monas.

Bagi para buruh, momentum May Day bukan hanya ajang peringatan tahunan, tetapi ruang untuk menyuarakan harapan terhadap kebijakan yang berpihak pada pekerja. Isu kebutuhan pokok, pendidikan terjangkau, hingga kesejahteraan menjadi harapan yang terus digaungkan.

Maryadi, pekerja pabrik makanan asal Serang, Banten, mengaku datang sejak pagi demi mengikuti peringatan tersebut. Ia berharap pemerintah mampu menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok dan memperluas akses pendidikan bagi keluarga buruh.

Menurutnya, kesejahteraan pekerja tidak hanya diukur dari upah, tetapi juga dari kemampuan memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari tanpa tekanan ekonomi yang berat.

Antusiasme serupa datang dari Sumarsih, buruh tekstil asal Cimahi, Jawa Barat. Ia menyampaikan apresiasi atas kehadiran Presiden Prabowo Subianto yang dinilai memberi perhatian langsung terhadap aspirasi kaum pekerja.

Sumarsih berharap perjuangan buruh yang selama ini diperjuangkan melalui berbagai forum dapat diwujudkan dalam kebijakan nyata, termasuk perbaikan sistem kerja dan peningkatan perlindungan tenaga kerja.

Dari Lampung, Juwita bersama puluhan rekan pekerja rumah tangga menempuh perjalanan panjang menggunakan bus demi mengikuti May Day di ibu kota. Kehadirannya didorong keinginan melihat langsung Presiden sekaligus menyampaikan harapan terhadap peningkatan kesejahteraan pekerja.

Bagi Juwita, peringatan Hari Buruh menjadi momentum penting yang mempertemukan berbagai suara pekerja dari seluruh Indonesia dalam satu panggung aspirasi.

May Day 2026 di Monas tak sekadar menjadi perayaan tahunan. Momentum ini menjelma menjadi simbol kuat solidaritas buruh, sekaligus penegasan bahwa suara pekerja tetap menjadi bagian penting dalam arah pembangunan nasional. (Ag4ys)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com