MAKASSAR—Pemprov Sulsel mempercepat pelaksanaan program Multi Years Project (MYP) dengan fokus pada peningkatan kualitas infrastruktur jalan strategis, termasuk ruas Jalan Aroepala di Kecamatan Rappocini, Kota Makassar.
Program yang dibiayai melalui APBD tersebut menjadi bagian dari komitmen Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman bersama Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi dalam memperkuat konektivitas dan kualitas jalan di berbagai wilayah.
Ruas Jalan Aroepala yang ditangani memiliki panjang sekitar 1,8 kilometer dan masuk dalam Paket 1 Multi Years Contract (MYC) 2025–2027. Paket ini mencakup 13 ruas jalan di empat kabupaten/kota dengan total nilai kontrak mencapai Rp430 miliar.
Pada tahap awal, pekerjaan difokuskan pada pembenahan sistem drainase. Langkah ini dinilai krusial untuk mengatasi genangan air yang selama ini menjadi penyebab utama kerusakan jalan.
Perbaikan drainase dilakukan sebagai fondasi sebelum peningkatan struktur badan jalan menggunakan kombinasi aspal dan beton agar hasilnya lebih tahan lama.
Seorang pedagang di Jalan Aroepala, Halim Syam, mengatakan buruknya drainase selama ini membuat air kerap meluap ke badan jalan dan mempercepat kerusakan aspal.
“Kalau drainase tidak lancar, air meluber ke jalan. Aspal jadi cepat keropos dan akhirnya berlubang,” ujarnya.
Halim mengaku dalam dua tahun terakhir kondisi jalan, terutama di perbatasan Gowa–Makassar, mengalami kerusakan cukup parah dan membahayakan pengguna jalan.
“Bukan hanya lubang kecil, tetapi lubang besar. Saya juga melihat banyak pengendara jatuh akibat kondisi jalan,” katanya.
Pemprov Sulsel menargetkan pekerjaan drainase hingga peningkatan badan jalan segera rampung, guna meningkatkan keselamatan, kenyamanan, serta mendukung kelancaran aktivitas ekonomi di kawasan tersebut. (Ag4ys)













