MAKASSAR—Gubernur Andi Sudirman Sulaiman membeberkan perkembangan terbaru proyek infrastruktur jalan skema Multiyears Project (MYP) Paket 1 senilai Rp430 miliar yang kini mulai menunjukkan progres signifikan di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan.
Program pembangunan jalan Pemprov Sulsel untuk periode 2025–2027 itu mencakup 14 ruas strategis di Kota Makassar, Gowa, Bulukumba hingga Sinjai. Sejumlah ruas bahkan telah mencatat progres pengerjaan di atas 60 persen.
Andi Sudirman menegaskan pembangunan infrastruktur jalan menjadi fokus utama pemerintah provinsi karena dinilai berdampak langsung terhadap konektivitas wilayah, kelancaran distribusi barang dan jasa, hingga pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Pembangunan infrastruktur jalan ini menjadi salah satu fokus Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk mendukung aksesibilitas masyarakat, mempercepat distribusi barang dan jasa, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Andi Sudirman, Minggu (10/5/2026).
Berdasarkan data progres per 10 Mei 2026, sejumlah ruas jalan menunjukkan perkembangan cukup pesat. Ruas Jalan Hertasning tercatat mencapai progres 64,34 persen, sementara ruas Burung-Burung menuju Bili-Bili mencapai 66,35 persen.
Di sisi lain, beberapa ruas masih dalam tahap pengerjaan bertahap, seperti Ruas Jalan Aroepala yang telah mencapai 10,91 persen dan Ruas Tanete–Tanaberu sebesar 12,43 persen.
Sementara itu, Ruas Jalan HM Yasin Limpo tercatat mencapai progres 34,95 persen dan ruas Kalimporo–Sumalaya–Batas Sinjai berada di angka 17,47 persen.
Khusus Ruas Jalan Tun Abdul Razak, saat ini masih difokuskan pada pemasangan precast U-Ditch atau saluran drainase beton pracetak guna mendukung sistem drainase jalan.
Andi Sudirman memastikan seluruh progres pekerjaan terus dipantau agar berjalan sesuai target dan standar kualitas yang telah ditetapkan. Ia juga meminta seluruh pihak yang terlibat menjaga mutu pembangunan agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.
Program MYP Infrastruktur Jalan sendiri menjadi salah satu proyek strategis Pemprov Sulsel untuk memperkuat konektivitas antarwilayah, menekan biaya logistik, sekaligus membuka akses ekonomi baru di berbagai daerah.
“Insyaallah kita terus kawal agar pengerjaan berjalan maksimal dan selesai tepat waktu sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat,” tutupnya. (Ag4ys)













