MAKASSAR — Dua personel Babinsa Koramil 1408/10 Panakkukang-Manggala turun tangan membantu mengurai kemacetan parah di Simpang Empat Jalan Batua Raya, tepatnya di sekitar SMP 8 Makassar, Senin (31/8/2026) sore.
Kedua personel tersebut yakni Serka Witono, Babinsa Kelurahan Biring Romang, dan Sertu Dahlan, Babinsa Kelurahan Bangkala. Keduanya membantu personel Dinas Perhubungan Kota Makassar mengatur arus kendaraan yang sempat mengalami kemacetan total.
Serka Witono mengatakan, mereka mulai berada di lokasi sekitar pukul 16.00 Wita, bertepatan dengan puncak arus lalu lintas saat warga mulai pulang kerja.
“Kebetulan saat ini merupakan puncak arus lalu lintas. Sejumlah warga sedang dalam perjalanan pulang kerja. Ditambah lagi lampu pengatur lalu lintas tidak berfungsi akibat listrik PLN padam, sehingga kemacetan menjadi parah dan tidak terelakkan,” ujar Witono kepada mediasulsel.com di lokasi.
Kehadiran dua Babinsa tersebut membantu petugas Dishub mengurai kepadatan kendaraan dari sejumlah arah. Arus lalu lintas yang sebelumnya tersendat mulai berangsur terkendali menjelang magrib, sekitar pukul 18.00 Wita.

Setelah kondisi di simpang SMP 8 mulai lancar, kedua personel Koramil 1408/10 Panakkukang-Manggala meninggalkan lokasi untuk kembali ke kantor.
Namun, kepadatan kendaraan masih terjadi di sejumlah ruas jalan tidak jauh dari titik tersebut. Arus dari Jalan Batua Raya menuju Jalan Raya Borong dan Jalan Tudopuli Raya Timur kembali tersendat karena tidak terdapat petugas yang mengatur kendaraan di salah satu persimpangan.
Persimpangan di dekat jembatan sekitar Kantor Camat Panakkukang yang menjadi akses alternatif menuju Jalan Antang Raya dan Jalan Maisonet juga sempat menjadi titik perlambatan arus kendaraan dari arah Batua Raya menuju Borong.
Meski demikian, kondisi tersebut tidak terlalu berdampak terhadap arus di perempatan SMP 8. Setelah aliran listrik PLN kembali menyala secara bertahap, kondisi lalu lintas di kawasan tersebut juga mulai berangsur normal.
Aksi dua Babinsa Koramil 1408/10 Panakkukang-Manggala ini menjadi bagian dari upaya membantu petugas di lapangan menjaga kelancaran arus lalu lintas, terutama saat terjadi gangguan lampu pengatur lalu lintas dan lonjakan volume kendaraan pada jam sibuk.(Ag4ys)








