MAKASSAR — Kapolsek Manggala Kompol Semuel To’Longan, S.H., M.H., M.Si., bersama personel menyambangi warga Kampung Romang Tangaya, RT 04/RW 06, Kelurahan Tamangapa, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Sabtu (29/8/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka silaturahmi dan sambang kamtibmas sekaligus melihat langsung kondisi masyarakat di kawasan yang memiliki akses cukup sulit. Perjalanan menuju Kampung Romang Tangaya ditempuh sekitar satu jam melalui wilayah Blok X, Kelurahan Manggala, sebelum tiba di permukiman warga Kelurahan Tamangapa.
Kapolsek bersama personel harus menggunakan sepeda motor dan menyusuri jalan setapak, tanggul hingga pematang untuk mencapai permukiman warga yang berada di pinggir sungai. Medan yang cukup menantang tidak menyurutkan langkah personel untuk bertemu dan mendengarkan langsung berbagai kondisi serta kebutuhan masyarakat.
Kampung Romang Tangaya dihuni sekitar 87 kepala keluarga atau 346 jiwa yang menempati 75 rumah. Permukiman tersebut menjadi salah satu wilayah yang kerap terdampak banjir setiap tahun, terutama akibat kondisi geografis, sistem drainase yang belum optimal, serta limpasan air sungai di sekitar kawasan permukiman.
Banjir juga kerap mengganggu mobilitas warga. Dalam kondisi tertentu, masyarakat bahkan menggunakan perahu kayu sebagai sarana transportasi untuk menunjang aktivitas sehari-hari.
Di tengah musim kemarau, kunjungan tersebut juga dimanfaatkan untuk mengecek ketersediaan air bersih warga. Kompol Semuel melihat langsung kebutuhan masyarakat, termasuk rencana pembangunan sumur bor dan fasilitas WC umum yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga Kampung Romang Tangaya.
Kedatangan Kapolsek bersama personel disambut Ketua RT dan masyarakat setempat. Warga mengapresiasi perhatian yang diberikan dan berharap rencana pembangunan sumur bor serta WC umum dapat segera terealisasi.
Selain menyerap aspirasi warga, Kompol Semuel mengingatkan masyarakat meningkatkan kewaspadaan menghadapi musim kemarau. Cuaca panas dan kondisi lingkungan yang kering dinilai dapat meningkatkan risiko kebakaran.
Warga diimbau tidak membakar sampah sembarangan serta memastikan setiap sumber api di sekitar rumah benar-benar telah padam. “Di musim kemarau seperti sekarang, kita perlu bersama-sama mengantisipasi berbagai potensi gangguan, termasuk bahaya kebakaran. Kepedulian dan kewaspadaan masyarakat sangat penting untuk menjaga keamanan lingkungan,” ujar Kompol Semuel.
Melalui kegiatan sambang tersebut, Polsek Manggala berupaya memperkuat komunikasi dengan masyarakat, termasuk warga yang tinggal di wilayah dengan akses sulit. Kehadiran polisi di tengah masyarakat diharapkan dapat menjadi ruang untuk menyerap aspirasi, mengetahui kebutuhan warga secara langsung, sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. (4r5)













