JENEPONTO — Kepedulian dunia usaha terhadap kelompok rentan di Kabupaten Jeneponto mulai diwujudkan melalui aksi sosial. D’best Plafon PVC Jeneponto menyalurkan bantuan berupa sembako dan uang saku kepada anak yatim piatu serta keluarga kurang mampu di sejumlah wilayah, Sabtu (29/8/2026).
Pemilik D’best Plafon PVC Jeneponto, Rudi S, turun langsung mengantarkan bantuan kepada lima anak dari lima keluarga. Bantuan tersebut menjadi bagian dari program kepedulian sosial yang rencananya akan diperluas untuk menjangkau lebih banyak masyarakat membutuhkan.
Rudi mengatakan, keterlibatan dunia usaha tidak hanya sebatas menjalankan aktivitas bisnis, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial terhadap lingkungan dan masyarakat di sekitarnya.
“Untuk awal program ini baru untuk lima anak dari lima keluarga. Nanti kami juga akan menyalurkan bantuan untuk anak disabilitas yang kurang mampu sebanyak lima orang dari lima keluarga,” ujar Rudi.
Menurutnya, program tersebut akan dilakukan secara bertahap dengan menambah jumlah penerima. D’best Plafon PVC Jeneponto menargetkan bantuan dapat menjangkau sekitar 20 anak dari 20 keluarga.
“Semoga dengan adanya bantuan ini bisa membantu meringankan beban anak-anak yatim piatu dan anak kurang mampu di sejumlah titik yang ada di Kabupaten Jeneponto,” ungkapnya.
Lima penerima bantuan tahap awal tersebut yakni Yusuf (6), anak Sakking, warga Lingkungan Lu’lu, Kelurahan Togo-togo, Kecamatan Batang; Azhar (11), anak Yudding, warga Lingkungan Lu’lu (Ulugalung), Kelurahan Togo-togo, Kecamatan Batang.
Kemudian Khaidir (10), anak almarhum Illyas dan Hasni; serta Azka (3), anak almarhum Rudi dan Tina Dg. Lanting. Keduanya berdomisili di Ulugalung, Lingkungan Lu’lu, Kelurahan Togo-togo, Kecamatan Batang.
Satu penerima lainnya yakni Nur Nini Asipa (8), anak Maryam, warga Jalan Gembira, Kelurahan Pabiringa, Kecamatan Binamu.
D’best Plafon PVC Jeneponto yang berlokasi di Jalan Pahlawan, Kelurahan Empoang, Kecamatan Binamu, merupakan distributor yang juga menjadi mitra kerja PT Bukit Berlian Perkasa di Kabupaten Jeneponto.
Program tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai aksi sosial sesaat, tetapi berkembang menjadi bentuk kontribusi berkelanjutan dunia usaha dalam membantu masyarakat yang membutuhkan di Kabupaten Jeneponto. (5353)













