MAKASSAR — Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol M. Awal Chairuddin menyiapkan langkah pembinaan khusus bagi warga yang diamankan karena terlibat perkelahian kelompok di Kota Makassar. Mereka direncanakan menjalani pendidikan dan pelatihan selama tujuh hari di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Sulsel melalui program Diklat “Sadar Diri”.
Program ini menjadi upaya Polda Sulsel menangani perkelahian kelompok yang berulang, sekaligus mendorong perubahan perilaku para pemuda agar tidak kembali terlibat dalam aksi kekerasan.
Melalui pembinaan tersebut, peserta akan diarahkan untuk membangun kedisiplinan, mengendalikan emosi, dan memahami konsekuensi dari tindakan mereka terhadap diri sendiri, keluarga, maupun masyarakat.
Sasaran program tidak hanya pelaku perkelahian antarkelompok, tetapi juga kelompok motor yang meresahkan warga serta pihak lain yang melakukan aktivitas berisiko mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Diklat “Sadar Diri” dirancang untuk menanamkan kesadaran bahwa persoalan tidak harus diselesaikan dengan kekerasan. Kebiasaan mudah terpancing emosi, terprovokasi, dan mengikuti ajakan melakukan perkelahian menjadi bagian dari perilaku yang perlu dibenahi melalui pembinaan.
Semangat program tersebut dirangkum dalam slogan “Tahu-Tahu Diklat, Tahu-Tahu Sadar Diri”. Pesan ini diharapkan mendorong peserta mengambil pelajaran dari pembinaan yang dijalani dan lebih bijak dalam menghadapi persoalan di lingkungan mereka.
Polda Sulsel mengedepankan pendekatan tegas sekaligus humanis melalui program ini. Penanganan gangguan kamtibmas tidak hanya diarahkan pada penindakan, tetapi juga pencegahan agar mereka yang terlibat tidak mengulangi perbuatannya.
Melalui Diklat “Sadar Diri”, Polda Sulsel berharap para peserta kembali ke lingkungan masing-masing dengan sikap lebih disiplin, mampu mengendalikan diri, dan tidak mudah terpengaruh provokasi yang dapat memicu konflik.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Polda Sulsel menjaga keamanan Kota Makassar melalui semangat “Polisi Bersama Masyarakat” dan Commander Wish Kapolda Sulsel, EWAKO: Empati, Waspada, Adil, Kolaboratif.
Dengan pembinaan tersebut, Polda Sulsel berharap upaya menciptakan Makassar yang aman, tertib, dan bebas dari perkelahian kelompok dapat berjalan beriringan dengan tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan masing-masing. (4r5)













