MAKASSAR — BPD Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI) Sulawesi Selatan bersama DPD Asosiasi Profesi Satpam Indonesia (APSI) Sulsel berkolaborasi menyiapkan Satpam Profesional 2027. Program ini menyasar peningkatan kompetensi satuan pengamanan melalui sertifikasi profesi yang direncanakan mulai November 2026.
Kolaborasi tersebut dibahas dalam pertemuan di salah satu kafe di kawasan Jalan Sungai Saddang, Makassar, Sabtu (24/10/2026). Langkah ini menyikapi aturan baru yang mensyaratkan sertifikat kompetensi sebagai salah satu persyaratan perpanjangan Kartu Tanda Anggota (KTA) Satpam.
Ketua DPD APSI Sulsel, Muh. Triyono, mengatakan sertifikasi menjadi bagian penting dalam membentuk tenaga pengamanan yang profesional dan mampu menjalankan tugas sesuai ketentuan yang berlaku.
“Di sini kita rapat untuk menciptakan Satpam profesional sesuai Perkap Kapolri yang ada. Kami dari APSI dan DPD ABUJAPI akan memfasilitasi sertifikasi anggota Satpam. Kami juga akan bekerja sama dengan BPR guna membantu kelangsungan terbentuknya Satpam profesional,” ujar Triyono.
Ketua DPD ABUJAPI Sulsel, Hariman Tendean, menyatakan pihaknya siap mendukung program tersebut. Sebagai asosiasi badan usaha jasa pengamanan, ABUJAPI akan bersinergi dengan APSI untuk memfasilitasi anggota Satpam mengikuti sertifikasi kompetensi.
Menurut Hariman, pembiayaan sertifikasi juga akan dibantu melalui skema kredit Bank Perkreditan Rakyat (BPR), sehingga peserta memiliki alternatif pembayaran untuk memenuhi persyaratan tersebut.
Biaya sertifikasi kompetensi diperkirakan sebesar Rp2 juta per peserta. Pembayaran direncanakan melalui skema cicilan selama dua bulan. Hariman menyebut skema tersebut disiapkan untuk meringankan beban pembiayaan bagi anggota Satpam yang mengikuti program.
“Di sini kami bersama APSI akan membentuk Satpam profesional 2027. Biaya sertifikat pun dibantu oleh BPR,” kata Hariman.
Melalui kolaborasi ini, ABUJAPI dan APSI Sulsel menargetkan terbentuknya Satpam profesional pada 2027. Mereka juga menyebut program tersebut sebagai upaya perintisan sertifikasi Satpam profesional di kawasan Indonesia Timur.
Batch pertama sertifikasi dijadwalkan berlangsung pada November 2026. Program ini diharapkan menjadi langkah awal untuk meningkatkan kompetensi anggota Satpam sekaligus memperkuat kualitas layanan jasa pengamanan di Sulawesi Selatan.
Triyono menegaskan, penerapan persyaratan sertifikasi diharapkan mendorong peningkatan profesionalisme Satpam dalam menjalankan tugas dan fungsinya.
Dengan dukungan ABUJAPI, APSI, dan lembaga pembiayaan, program tersebut diharapkan membuka akses bagi anggota Satpam untuk memperoleh sertifikat kompetensi dan meningkatkan kualitas pengamanan di tengah kebutuhan masyarakat terhadap tenaga pengamanan yang terlatih. (70n)













