PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Mulai Januari 2027, PPPK Penuh Waktu Didorong Jadi ASN Lewat Tes KompetensiOlympic of Statistics 2026 UNM Resmi Ditutup, Mahasiswa Sejumlah Kampus Bersaing di Ajang Statistik NasionalKapolri Dorong Polwan Indonesia Naik Kelas di Forum IAWP, Diikuti 43 NegaraRp130,4 Juta Digelontorkan untuk Pemuda Pangkep, KHDTK Tabo-Tabo Disiapkan Jadi Sentra EkowisataDPRD Makassar Dorong GERMAS dan Kesadaran Kesehatan Mental di Tengah MasyarakatMunafri Ajak Muslimat NU Makassar Kolaborasi dengan Dewan Lingkungan Atasi SampahPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Mulai Januari 2027, PPPK Penuh Waktu Didorong Jadi ASN Lewat Tes KompetensiOlympic of Statistics 2026 UNM Resmi Ditutup, Mahasiswa Sejumlah Kampus Bersaing di Ajang Statistik NasionalKapolri Dorong Polwan Indonesia Naik Kelas di Forum IAWP, Diikuti 43 NegaraRp130,4 Juta Digelontorkan untuk Pemuda Pangkep, KHDTK Tabo-Tabo Disiapkan Jadi Sentra EkowisataDPRD Makassar Dorong GERMAS dan Kesadaran Kesehatan Mental di Tengah MasyarakatMunafri Ajak Muslimat NU Makassar Kolaborasi dengan Dewan Lingkungan Atasi Sampah
Internasional

Bom Bunuh Diri di Afghanistan Tewaskan 24 Orang

490
×

Bom Bunuh Diri di Afghanistan Tewaskan 24 Orang

Sebarkan artikel ini

KABUL – Jumlah korban tewas dalam ledakan bom bunuh diri di pemukiman di bagian barat Kabul, Afganistan bertambah menjadi 24 orang dan sedikitnya melukai 40 orang dalam serangan tadi pagi, Senin (24/7).

Pelaku pemboman menabrakkan kendaraan yang bermuatan bahan peledak ke sebuah minibus yang penuh ditumpangi oleh pegawai pemerintah di bagian Barat kota Kabul, demikian pernyataan juru bicara Kementerian Dalam Negeri Afghanistan Najib Danish. Ledakan terjadi ketika bis melewati pasar yang sedang sibuk sehingga jatuh korban jiwa dari pemilik toko dan para pengunjung, menurut keterangan sejumlah saksi mata.

Seorang juru bicara kepolisian Kabul mengatakan kepada VOA bahwa sebagian besar korban adalah karyawan industri pertambangan dan migas. Pejabat rumah sakit mengantisipasi korban tewas akan terus bertambah.

Pelaku pemboman diidentifikasi sebagai Abdul Rahman, yang berumur 22 tahun dan diketahui telah mendaftar untuk melakukan misi bunuh diri setahun yang lalu, seperti disampaikan dari sumber-sumber Taliban dan para peneliti independen Afghanistan.

Presiden Afghanistan Ashraf Ghani mengutuk pemboman masyarakat sipil ini dan menyebutnya sebagai aksi yang mengerikan dan pengecut.

Ledakan mematikan ini terjadi di saat munculnya keterangan dari Taliban bahwa satu dari tiga pelaku bom bunuh diri yang menyerang militer Afghanistan di Selatan provinsi Helmand minggu lalu, adalah putra dari Hibatullah Akhundzada, pemimpin tertinggi pemberontakan Islamis.
Misi Bantuan PBB di Afghanistan mencatat hampir 1.700 kematian warga sipil sejak 1 Januari sampai 30 Juni, dengan Kabul menyumbang 20 persen korban. (voa/4ld)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com