PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Desa Beroanging Ikut Verifikasi Abdidaya Ormawa 2026, Program BKMF Sinapsis FIKK UNM Diuji • Pemkot Makassar Kejar Sertifikat Aset Ducting Sharing • Penyuluh Kehutanan Jadi Garda Depan Cegah Karhutla, Kejar Target FoLU Net Sink 2030 • Sumbangan Gau Maraja Diduga Masuk Rekening Pribadi Kasi Umum Kecamatan Bontocani • 102 Siswa Baru SMK Kehutanan Negeri Makassar Dikukuhkan, Siap Jadi Rimbawan Muda • Rotasi Besar Kapolres Sulsel: 5 Kursi Berganti, Ini Daftar Komandan Baru • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Desa Beroanging Ikut Verifikasi Abdidaya Ormawa 2026, Program BKMF Sinapsis FIKK UNM Diuji • Pemkot Makassar Kejar Sertifikat Aset Ducting Sharing • Penyuluh Kehutanan Jadi Garda Depan Cegah Karhutla, Kejar Target FoLU Net Sink 2030 • Sumbangan Gau Maraja Diduga Masuk Rekening Pribadi Kasi Umum Kecamatan Bontocani • 102 Siswa Baru SMK Kehutanan Negeri Makassar Dikukuhkan, Siap Jadi Rimbawan Muda • Rotasi Besar Kapolres Sulsel: 5 Kursi Berganti, Ini Daftar Komandan Baru •
Internasional

Serangan Roket Hantam Kabul Pada Perayaan Idul Adha

604
×

Serangan Roket Hantam Kabul Pada Perayaan Idul Adha

Sebarkan artikel ini
Serangan Roket Hantam Kabul Pada Perayaan Idul Adha
Helikopter militer MD 530F menarget rumah tempat persembunyian para pelaku serangan bom di Kabul

KABUL – Sejumlah roket menghantam Kabul tidak lama setelah Presiden Ashraf Ghani melakukan siaran langsung untuk menyampaikan pesan Idul Adha dalam sebuah acara khusus di istana presiden. Sedikitnya satu roket mendarat di dekat istana di zona hijau Kabul, Selasa pagi (21/8/2018).

Pihak Taliban Afghanistan menolak bertanggung jawab atas serangan roket hari Selasa (21/8) waktu setempat terhadap Kabul.

Sementara itu, Polisi Kabul menyatakan satu kelompok terdiri dari lima pelaku serangan bom bunuh diri bersembunyi di belakang masjid Eidgah di Kabul, dan menembakkan banyak roket dari sana ke arah berbagai bagian kota.

Laman VOA menyebutkan bahwa, seorang sumber keamanan mengukuhkan sedikitnya 10 roket ditembakkan tetapi media setempat menyatakan jumlah roket yang lebih banyak lagi.

Empat pelaku tewas dalam bentrokan dengan aparat keamanan setempat. Sedikitnya seorang polisi cedera. ToloNews Afghanistan melansir sebuah helikopter militer terlihat menarget tempat persembunyian para penyerang di dekat masjid Eidgah.

Presiden Ghani, yang melanjutkan pidatonya, mengatakan, warga Afghanistan tidak dapat ditakut-takuti oleh serangan semacam itu. Ia juga mengatakan pemerintahnya telah bersiap menghadapi insiden semacam itu pada perayaan Idul Adha.

Hashmatullah Stanikzai, juru bicara kepolisian Kabul, mengatakan, polisi telah menyita satu kendaraan milik para penyerang, tetapi operasi pembersihan berlanjut di kawasan itu.

Sejauh ini, serangan tersebut terjadi dua hari setelah presiden Afghanistan menawarkan gencatan senjata tiga bulan bagi Taliban dengan syarat mereka melakukan hal serupa.

Taliban belum menanggapinya secara resmi, tetapi sejumlah sumber Taliban mengatakan pimpinan mereka telah memberitahu para komandan setempat untuk menghentikan pertempuran selama beberapa hari, pada waktu rakyat Afghanistan merayakan Idul Adha.

Dalam konferensi pers hari Senin, juru bicara presiden Haroon Chakhansuri mengatakan pemerintah tidak akan mematuhi gencatan senjata yang tidak diumumkan. [VOA/shar]

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com