Beranda ยป Hukum ยป Gara-gara Kesal Suara Bising di Masjid, Meiliana Divonis Lakukan Penistaan Agama
Gara-gara Kesal Suara Bising di Masjid, Meiliana Divonis Lakukan Penistaan Agama
Meiliana menangis saat dijatuhi hukuman di Pengadilan Negeri Medan.
Hukum

Gara-gara Kesal Suara Bising di Masjid, Meiliana Divonis Lakukan Penistaan Agama

MEDAN – Meiliana hanya bisa menangis saat dijatuhi hukuman penjara 18 bulan oleh Pengadilan Negeri Medan. Perempuan tersebut dinyatakan bersalah melakukan penistaan agama karena mengeluhkan suara bising dari masjid.

Meiliana, perempuan Tionghoa, menangis sewaktu Hakim Ketua Wahyu Prasetyo Wibowo mengumumkan hukuman terhadapnya hari Selasa. Ia dibawa dari pengadilan dengan tangan diborgol.

Para jaksa menyatakan terdakwa yang berusia 44 tahun itu melanggar KUHP dengan melakukan penistaan terhadap agama Islam.

Massa membakar dan merusak sedikit nya 14 kuil Buddha di kota pelabuhan Tanjung Balai di Sumatra, dalam kerusuhan Juli 2016 setelah munculnya pemberitaan mengenai keluhan Meiliana itu.

Pengacara Meiliana, Ranto Sibarani, mengatakan akan mengajukan banding terhadap vonis hakim. Forum Umat Islam yang konservatif menyatakan hukuman terhadap Meiliana terlalu ringan. Ancaman hukuman maksimal terhadap penista agama adalah lima tahun.

Undang-Undang Dasar Indonesia menjamin kebebasan berbicara dan beragama tetapi dalam beberapa tahun belakangan muncul kasus-kasus penistaan terhadap agama digelar di pengadilan dengan terdakwa yang dianggap menghina Islam, dan mayoritas terdakwa pada akhirnya dinyatakan bersalah. [VOA/shar]