JAKARTA – Polisi mengungkap peredaran narkoba yang jenis baru berupa liquid untuk vape. Narkoba itu biasa disebut liquid high dan diedarkan melalui media sosial Instagram.
Sebelumnya, Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya berhasil menangkap para pelaku perdagangan Narkoba jenis baru dengan nama Liquid High atau yang sering dikenal dengan sebutan cairan rokok elektrik, Rabu (2/8/2017).
“Penangkapan ini berawal dari informasi dari masyarakat bahwa ada transaksi narkotika jenis Liquid yang dilakukan melalui Instragram dengan nama akun ‘Memen Liq’,” Wakil Direktur Narkoba Polda Metro Jaya, AKBP Arif Setyawan.
Selanjutnya Tim Unit II Subdit II Dit Narkoba PMJ menindaklajuti dengan memesan likuid di Instagram tersebut, pemesanan disepakati dengan harga Rl2,5 juta dengan ukuran 60 ml, kemudian pihak kepolisian meminta ojek online untuk membawa anggota ke lokasi pengiriman barang.
“Dari hasil pengeledahan ditemukan didalam tas tersangka Martino tiga buah botol cairan Liquid High masing-masing berisi 5 ml,” ungkap AKBP Arif Setyawan.
Identitas ketiga pelaku masing-masing bernama Martino Saputra alias Putra, Gantes Watimuri dan Kurniawan Hidayat alias Wawan, yang ditangkap pada 6 Juli 2017 lalu.
“Para pelaku sengaja mengedarkan narkoba jenis cairan liquid tersebut karena jenis ini memang sedang ngetren dikalangan remaja sehingga mudah laku dan sulit diketahui petugas,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes. Pol. Raden Prabowo Argo Yuwono.
Diketahui, peredaran Narkotika liquid high ini merupakan jenis baru dan dapat membuat pengguna nge-fly sampai muntah-muntah.
Cairan tersebut biasanya dikonsumsi dengan dimasukkan ke vape, kemudian diisap. Dari hasil pengecekan Laboratorium Forensik, bahwa botol yang berisikan jenis cairan bening (Liquid High) mengandung jenis 5 fluaro. (*/shar)


















