PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • Selamat Memperingati Hari Listrik Nasional ke-81, 27 Oktober 2026, dan Hari Sumpah Pemuda ke-98, 28 Oktober 2026. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Kemnaker Gelar Anugerah Tata Kelola Informasi Publik 2026 • Retribusi PBG Makassar Tembus Rp21,38 Miliar, Distaru Segel 18 Bangunan Sepanjang 2026 • Pemda dan Muslimat NU Toraja Utara Salurkan 263 Dus Susu, Anak-anak Diajak Gemar Membaca • Dampingi 54 Calon Ulama di Al-Azhar, Direktur PKUMI Audiensi ke KBRI Kairo • Makassar Turunkan 1.171 Atlet dan Ofisial di Porprov Sulsel 2026, Bidik Juara Umum • Bupati Paris Yasir Buka Festival Literasi Jeneponto 2026, Dorong Budaya Membaca • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • Selamat Memperingati Hari Listrik Nasional ke-81, 27 Oktober 2026, dan Hari Sumpah Pemuda ke-98, 28 Oktober 2026. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Kemnaker Gelar Anugerah Tata Kelola Informasi Publik 2026 • Retribusi PBG Makassar Tembus Rp21,38 Miliar, Distaru Segel 18 Bangunan Sepanjang 2026 • Pemda dan Muslimat NU Toraja Utara Salurkan 263 Dus Susu, Anak-anak Diajak Gemar Membaca • Dampingi 54 Calon Ulama di Al-Azhar, Direktur PKUMI Audiensi ke KBRI Kairo • Makassar Turunkan 1.171 Atlet dan Ofisial di Porprov Sulsel 2026, Bidik Juara Umum • Bupati Paris Yasir Buka Festival Literasi Jeneponto 2026, Dorong Budaya Membaca •
Kesehatan

Jutaan Telur Ayam Berbahaya Ditarik dari Peredaran

1150
×

Jutaan Telur Ayam Berbahaya Ditarik dari Peredaran

Sebarkan artikel ini

TELUR BERBAHAYA – Jutaan telur yang tercemar bahan kimia fipronil yang diekspor ke 15 negara Uni Eropa dan Hongkong telah ditarik dari toko-toko dan supermarket yang menjualnya.

Seperti dikutip Kantor berita AFP melaporkan bahwa fipronil adalah bahan kimia yang banyak dipakai untuk membunuh kutu-kutu pada anjing dan kucing dan juga diketahui efektif dalam membunuh apa yang disebut parasit merah pada ayam.

Bahan itu dilarang digunakan di negara-negara Uni Eropa untuk mengobati hewan yang akan dijadikan makanan manusia termasuk ayam.

Organisasi Kesehatan Sedunia WHO mengatakan fipronil dalam jumlah besar bisa berbahaya bagi ginjal, liver atau hati dan kelenjar tiroid pada manusia.

Peraturan Uni Eropa mengatakan telur ayam yang mengandung lima per seratus miligram fipronil per kilogram harus ditarik dari pasar, walaupun tidak ada bahaya serius terhadap kesehatan manusia. Tapi kandungan 72 per seratus mg per kilogram dinyatakan bisa mengakibatkan risiko kesehatan yang akut dan karenanya tidak boleh dimakan.

Telur-telur itu diimpor dari empat negara: Belgia, Belanda, Jerman dan Perancis. Peternakan ayam di empat negara itu dimana bahan kimia terlarang tadi digunakan telah diperintahkan tutup.

Sejumlah penyelidik dari Belanda dan Belgia hari Kamis 10 Agustus lalu melancarkan razia di Belanda dan Belgia dan menangkap dua orang dari perusahaan Belanda yang bernama Chickfriend yang menggunakan bahan pembunuh kutu ayam itu. [voa/shar}

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com