PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Kementan Siapkan 2 Juta Hektare untuk Bioetanol, Target 8 Juta Lapangan KerjaDisperkim Makassar Dorong Warga Wujudkan Rumah Sehat hingga Tingkat RTKPK Kembali OTT Kepala Daerah, Bupati Bolmut DiamankanBansos Masuk Era Digital, Gus Ipul Kerahkan Tetangga Jadi Mata Data PemerintahKecamatan Manggala Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di BatuaAppi Minta Dunia Pendidikan Makassar Tak Gagap Hadapi Era AI, Karakter Tetap Jadi PeganganPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Kementan Siapkan 2 Juta Hektare untuk Bioetanol, Target 8 Juta Lapangan KerjaDisperkim Makassar Dorong Warga Wujudkan Rumah Sehat hingga Tingkat RTKPK Kembali OTT Kepala Daerah, Bupati Bolmut DiamankanBansos Masuk Era Digital, Gus Ipul Kerahkan Tetangga Jadi Mata Data PemerintahKecamatan Manggala Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di BatuaAppi Minta Dunia Pendidikan Makassar Tak Gagap Hadapi Era AI, Karakter Tetap Jadi Pegangan
Peristiwa

KA Gajayana Sambar Mobil Siswa Kursus Mengemudi

499
×

KA Gajayana Sambar Mobil Siswa Kursus Mengemudi

Sebarkan artikel ini

BLITAR – Kereta Api Gayana dari Jakarta menuju Malang menyambar Mobil Daihatsu Xenia hitam bernopol AG 1642 SF ketika melintas di perlintasan tanpa dilengkapi palang pintu di Kelurahan Gedog, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, Jawa Timur, Rabu (9/5/2018).

Mobil Xenia yang dikemudikan siswa kursus mengemudi ‘Sinar Abadi’, bernama Wahyu Imam Rifai (19), merupakan warga Dusun Kalipucung, Desa Pulerejo, Kecamatan Bakung, Kabupaten Blitar, dan Ikvan Bastian (25), warga Desa Pandantoyo, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri.

Beruntung, keduanya berhasil selamat, namun mengalami luka-luka. Saat kejadian, Wahyu Imam Rifai sedang menjalani proses pelatihan mengemudinya, didampingi oleh seorang instruktur, Ikvan Bastian di perlintasan kereta KM 199+50.

Diduga saat itu, sopir mengetahui akan ada kereta yang melintas, namun karena panik sehingga berhenti terlalu dekat dengan rel kereta api yang membuat mobil terserempet lokomotif.

Informasi yang diperoleh Mediasulsel.com, di lintasan tersebut hanya diberikan signal lampu dan alarm, namun saat kejadian tersebut alarm tidak berbunyi.

Insiden ini kini dalam proses penyelidikan petugas kepolisian, Polsek Sananwetan Kota Blitar. Sedangkan mobil yang dalam kondisi rusak berat diamankan petugas sebagai barang bukti. (*/464ys)

KA Gajayana Sambar Mobil Siswa Kursus Mengemudi

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com