PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Hari Kesaktian Pancasila, Kapolda Sulsel Tekankan Nilai Pancasila dalam Tugas Polri • Andi Winarno Ditunjuk Sebagai Plh Sekda Sulsel, Gubernur Minta Lanjutkan Program Prioritas • Listyo Sigit Diganti, DPR Setujui Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri • UNFOLD Rilis 50+ Cerita Inggris untuk Persiapan TKA Siswa SMA • HIMAKAHA FK Unhas Paparkan Capaian Program OCEANS di Desa Popo Takalar • DPRD Makassar Sahkan APBD Perubahan 2026 Rp5,26 Triliun, Fraksi Soroti Arah Belanja Pemkot • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Hari Kesaktian Pancasila, Kapolda Sulsel Tekankan Nilai Pancasila dalam Tugas Polri • Andi Winarno Ditunjuk Sebagai Plh Sekda Sulsel, Gubernur Minta Lanjutkan Program Prioritas • Listyo Sigit Diganti, DPR Setujui Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri • UNFOLD Rilis 50+ Cerita Inggris untuk Persiapan TKA Siswa SMA • HIMAKAHA FK Unhas Paparkan Capaian Program OCEANS di Desa Popo Takalar • DPRD Makassar Sahkan APBD Perubahan 2026 Rp5,26 Triliun, Fraksi Soroti Arah Belanja Pemkot •
Peristiwa

Dihantam Badai, 20 ABK KM Formosa Hilang di Perairan Nias Selatan

910
×

Dihantam Badai, 20 ABK KM Formosa Hilang di Perairan Nias Selatan

Sebarkan artikel ini
KM Formosa

Dua puluh penumpang KM Formosa-12, Selasa (5/3) dikabarkan hilang di perairan Pulau Lambak, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara. Cuaca buruk ditengarai menjadi penyebab insiden ini. Upaya pencarian masih dilakukan, namun petugas gabungan masih kesulitan lantaran cuaca buruk yang menerpa lokasi kejadian hilangnya KM Formosa-12.

Dua puluh anak buah kapal (ABK) KM Formosa-12 dikabarkan hilang di perairan Pulau Lambak, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara, Selasa (5/3) sekitar pukul 05.30 WIB. Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Nias, Tonggor Gultom mengatakan kapal tersebut hilang kontak usai dihantam badai. KM Formosa-12 diketahui ditumpangi oleh para nelayan asal Sibolga.

“KM Formosa-12, lost contact di perairan Pulau Lambak. Ini kapal dari Sibolga menuju perairan Pulau Lambak untuk mencari ikan. Informasi terakhir dari kapal yang melaporkan itu. Kapal yang ada di sekitar KM Formosa-12 itu katanya kapalnya masuk air karena diterjang badai. Ketika mereka kontak melalui radio minta tolong, kapal yang memonitor mau menuju lokasi itu sudah tidak ada lagi kapal tersebut,” katanya kepada VOA.

Personel gabungan dari pos SAR Nias dan Pangkalan TNI Laut (Lanal) Nias diturunkan dalam pencarian KM Formosa-12. Kapal patroli dari Lanal Nias juga disertakan dalam pencarian tersebut. Namun, pencarian pada hari Selasa (5/3) terpaksa dihentikan karena cuaca buruk, gelombang tinggi, dan badai laut dengan tinggi ombak mencapai 2 hingga 3 meter.

“Hari ini yang sudah turun ke lokasi Lanal Nias 5 orang, dan Pos SAR Nias 6 personel. Kita sudah upayakan yang terbaik jadi kebetulan memang kendala kami adalah kondisi di lapangan, cuaca sangat buruk, gelombang tinggi. Kita sudah mengerahkan satu unit kapal dari Lanal Nias,” ungkap Tonggor.

Tonggor menjelaskan, saat ini personel gabungan dari Pos SAR Nias dan Lanal Nias menunda pencarian KM Formosa-12 hingga cuaca membaik. Pihak Pos SAR Nias juga terus melakukan kontak terhadap kapal-kapal yang dipercaya berada dekat dengan lokasi kejadian.

“Nihil, tapi kami tetap coba kontak ke kapal-kapal yang mungkin ada di sekitar lokasi kejadian agar bisa sama-sama monitor. Ada beberapa kapal yang sudah memantau tapi belum masuk ke daerah kejadian karena cuaca yang sangat buruk,” jelasnya.

Pencarian KM Formosa-12 akan kembali dilaksanakan pada Rabu (6/3) sekitar pukul 07.00 WIB. Pos SAR Nias juga akan melakukan koordinasi dengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) untuk melihat prakiraan cuaca esok hari di sekitar perairan Pulau Lambak.

“Ini kita sedang lakukan evaluasi untuk proses hari ini. Nanti, akan kita buat perencanaan untuk hari selanjutnya,” tandas Tonggor. [voa]

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com