MAKASSAR, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin (FKM Unhas), Sabtu, 9 Maret 2019 menyelenggarakan seleksi Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (PILMAPRES) di Ruang Kandouw FKM Unhas. Pemilihan mahasiswa berprestasi (Pilmapres) adalah program tahunan yang diselenggarakan oleh Kementerian Riset Teknologi, dan Pendidikan Tinggi. Tahun ini Pilmapres mengangkat tema “Sustainable Development Goals”.
Kepada mediasulsel.com Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kemitraan FKM Unhas, Prof. Sukri Palutturi, SKM, M.Kes., MSc.PH, PhD, melalui sambungan telepon, Senin (11/3) mengatakan, tujuan PILMAPRES adalah memilih dan memberikan penghargaan kepada mahasiswa yang meraih prestasi tinggi dalam kegiatan kurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler; memberikan motivasi kepada mahasiswa untuk melaksanakan kegiatan kurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler sebagai wahana menyinergikan hard skills dan soft skills mahasiswa; dan mendorong civitas akademika Unhas untuk mengembangkan budaya akademik yang dapat memfasilitasi mahasiswa mencapai prestasi yang membanggakan secara berkesinambungan.
Adapun pesyaratan umum yang harus dipenuhi calon yaitu merupakan Warga Negara Republik Indonesia, yang pada 1 janauari 2019 tidak berusia lebih 22 tahun, dan terdaftar di PD-Dikti serta aktif sebagai mahasiswa program sarjana maksimal semester VI, dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IP seluruh matakuliah yang lulus) rata-rata minimal 3,00, serta memperoleh surat Pengantar dari Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni yang menyatakan bahwa mahasiswa yang diusulkan adalah pemenang pertama, kedua, dan ketiga hasil seleksi PILMAPRES tingkat fakultas, dan belum pernah menjadi finalis PILMAPRES tingkat Unhas pada tahun-tahun sebelumnya.
Sementara persyaratan khusus yang harus dipenuhi dan akan dinilai oleh tim juri sesuai dengan prestasi calon MAPRES, yaitu meliputi rekapitulasi Indeks Prestasi per semester, Karya Tulis Ilmiah yang ditulis dalam bahasa Indonesia baku, Ringkasan (bukan abstrak) yang ditulis dalam bahasa Inggris/bahasa asing (PBB) lainnya, serta sepuluh prestasi/kemampuan yang diunggulkan, dilengkapi dengan dokumen pendukung sebagai bukti.
Dalam seleksi tersebut, menurut Prof. Sukri, diikuti oleh 10 orang mahasiswa yaitu; Andi Rifdah Amir, Sri Indi Rahmadanti Haryono, Mochammad Al Anugerah, Muh. Fathur Rahman MT. H, Nuraenun Lukman, Meilinda Risnur, Patresia Batti, Nur Pratami, Febiyanti Afitia Rohman dan Nurul Anniza Putri Hanz.
Adapun Tim Juri terdiri dari Dr. Syamsuar Manyullei, SKM, M.Kes., MSc.PH, Andi Wahyuni, SKM, M.Kes., dan Muhammad Rachmat, SKM, M.Kes. yang secara bergantian memberikan respond dan umpan balik setiap presentasi yang dilakukan oleh mahasiswa, dan dari penilaian tersebut akan ditetapkan 3 orang untuk mengikuti proses seleksi tingkat universitas yang akan dilaksanakan 25-29 Maret 2019. (*/464Ys)













