MAKASSAR – Pemerintah Provinsi Sulsel melalui Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel,mendesak pihak Badan penyelenggaran jaminan sosial (BPJS) Kesehatan untuk segera menyelesaikan pembayaran ke rumah sakit di Sulsel yang berjumlah 102.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel, Bachtiar Baso mengatakan,sejauh ini BPJS kesehatan telah menyampaikan akan segera membayar seluruh hutang ke rumah sakit yang berjumlah 102.
“BPJS Kesehatan sudah sampaikan akan Segera membayar klaim rumah sakit, setelah selesai hasil audit terakhir dari BPKP untuk mencegah pelayanan yang sebenarnya tidak dilakukan atau praut, sehingga pembayaran yang dilakukan sesuai aturan,” Ungkap Bachtiar Baso.
“Saya juga telah mendesak pihak BPJS kesehatan akan segera menyelesaikan hutang tersebut diakhir maret ini atau awal april sehingga semuanya berjalan baik dan lancar,” tegasnya.
Sementara itu Ichwansyah gani,Kepala Cabang BPJS kesehatan Makassar, mengatakan,pembayaran kerumah sakit paling lambat akan diselesaikan sebelum pemilu tanggal 17 april mendatang.
“Seluruh Klaim rumah sakit di Sulsel paling lambat akan diselesaikan sebelum pemilu tanggal 17 april mendatang,karena saat ini sedang dihitung dan diaudit oleh bpkp dan selanjutnya akan segera diserahkan kekementrian keuangan,” Ungkap Ichwansyah gani,Jumat (29-3-19)
“Mecegah adanya praut dari RS, BPJS kesehatan melakukan verifikasi secara detail dan menyeluruh bahkan diserahkan kepada dewan pertimbangan medik maupun tim kendali mutu yang didalamnya diisi berbagi unsur,Lanjutnya.
“RS juga diperkirakan tidak akan berani melakukan permainan tagihan ke BPJS kesehatan,karena pihaknya telah melakukan kerjasama dengan KPK,” Pungkasnya. [*]













