MAKASSAR – Gubernur Sulawesi Selatan, Prof. HM. Nurdin Abdullah membongkar pelaku penyuplai data-data untuk pemberitaan yang salah untuk Pemerintah Provinsi Sulsel.
Gubernur Sulsel tidak menginginkan hal tersebut terulang kembali di lingkungan Pemprov Sulsel, yang dipimpin dirinya dengan Andi Sudirman Sulaiman.
Ia mengajak, seluruh elemen untuk kerja profesional, ini semua langkah-langkah kita bisa kita hadirkan sebuah hasil yang siapapun mengakuinya. Tetapi kalau di masyarakat pun tidak mempercayai kita, maka pemerintahan ini akan kehilangan kepercayaan.
“Saya dengan pak Wagub hampir 9 bulan memimpin Provinsi Sulawesi Selatan ini. Saya kira waktu yang cukup untuk kita lakukan evaluasi mulai dari tingkat SKPD sampai kebawah,” ungkap Gubernur dalam sambutannya, di lapangan upacara Kantor Gubernur Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo, Senin (10/6/2019).
Olehnya itu, mantan Bupati Bantaeng itu menegaskan, jika ada kelompok yang ingin merugikan masyarakat dan pemerintah provinsi, harus segera dilakukan perbaikan.
“Kalau ada gerbong yang bermasalah jangan kita biarkan. Kalau begitu kita harus lakukan perbaikan, lakukan pembaharuan iya sama sepak bola kalau kita sudah lihat ada tim yang lemah, harus cepat kita ganti supaya kita bangun sebuah keseimbangan kerja,” jelasnya
Ia juga menyampaikan, bila pemerintah ini sekarang hampir boleh dikata pemerintahan yang lemah berdasarkan berita-berita yang ada. Olehnya itu dirinya menginginkan sebuah kepercayaan dari seluruh masyarakat Sulsel.
“Kita butuh sebuah kepercayaan masyarakat, sebuah pemerintahan yang punya integritas, tapi sayang pak, kami sudah melakukan kajian-kajian, berita-berita ini apa benar atau hoax, dan ini sangat disayangkan bahwa saya dengan pak Wagub ini menikmati terus hujatan-hujatan,” katanya.
Bahkan dirinya mengungkap bila dalam internal Pemprov ada yang begitu berani melakukan hal demikian.
“Siapa yang melakukan ini, dari internal kita kok, dan saya tidak tanggung-tanggung, saya akan beresin orang-orang seperti ini tidak tidak akan kita pertahankan,”tegasnya.
Menurut, Prof. Nurdin Abdullah Pemprov Sulsel membutuhkan pemerintahan kuat, kita tidak butuh pemerintahan yang lemah.
“Bayangkan kita lagi berperang ada musuh kita didalam kita ikut berperang, habis kita karena semua strategi kita udah bocor kemana-mana. Saya dan pak Wagub ingin membangun postur aparatur pemerintahan yang kuat, jangan kita pikirkan diri kita sendiri”
“Kita sudah mewakafkan diri untuk Sulawesi Selatan, kita bekerja untuk Sulawesi Selatan, jadi bapak ibu sekalian saya tahu semua jaringan-jaringan berita ini tahu, dari internal kita, di masyarakat nggak ada masalah kok,” urainya. (*)













