PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Desa Beroanging Ikut Verifikasi Abdidaya Ormawa 2026, Program BKMF Sinapsis FIKK UNM Diuji • Pemkot Makassar Kejar Sertifikat Aset Ducting Sharing • Penyuluh Kehutanan Jadi Garda Depan Cegah Karhutla, Kejar Target FoLU Net Sink 2030 • Sumbangan Gau Maraja Diduga Masuk Rekening Pribadi Kasi Umum Kecamatan Bontocani • 102 Siswa Baru SMK Kehutanan Negeri Makassar Dikukuhkan, Siap Jadi Rimbawan Muda • Rotasi Besar Kapolres Sulsel: 5 Kursi Berganti, Ini Daftar Komandan Baru • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Desa Beroanging Ikut Verifikasi Abdidaya Ormawa 2026, Program BKMF Sinapsis FIKK UNM Diuji • Pemkot Makassar Kejar Sertifikat Aset Ducting Sharing • Penyuluh Kehutanan Jadi Garda Depan Cegah Karhutla, Kejar Target FoLU Net Sink 2030 • Sumbangan Gau Maraja Diduga Masuk Rekening Pribadi Kasi Umum Kecamatan Bontocani • 102 Siswa Baru SMK Kehutanan Negeri Makassar Dikukuhkan, Siap Jadi Rimbawan Muda • Rotasi Besar Kapolres Sulsel: 5 Kursi Berganti, Ini Daftar Komandan Baru •
DuniaPeristiwa

Perahu Migran Tenggelam di Tunisia, 83 tewas, 3 Selamat

714
×

Perahu Migran Tenggelam di Tunisia, 83 tewas, 3 Selamat

Sebarkan artikel ini
Perahu Migran Tenggelam di Tunisia, 83 tewas, 3 Selamat
Seorang migran Afrika, yang menurut sumber pemerintah diselamatkan setelah kapal yang dia tumpangi, terbalik di Laut Tengah, lepas pantai Tunisia, dudul di knator Bulan Sabit Merah setempat di Zarzis, Tunisia, 4 Juli 2019.

DUNIA – 83 migran Afrika tewas dan hanya 3 orang yang selamat ketika perahu mereka tenggelam dua hari lalu di lepas pantai Tunisia, kata petugas Garda Pantai.

Perahu migran tersebut tenggelam di Laut Tengah, pada hari Selasa (2/7/2019), hanya beberapa jam setelah berangkat dari Kota Zuwara di Libya.

Nelayan melihat 4 orang berpegangan di kayu dan memberitahu otoritas Tunisia. 1 dari 4 yang diselamatkan kemudian meninggal di rumah sakit. Palang Merah mengatakan, kapal itu memuat terlalu banyak penumpang.

Salah seorang migran yang selamat mengatakan, perahu mulai terisi air, sementara para migran masih bisa melihat lampu-lampu di pantai.

Panggilan telepon darurat untuk meminta bantuan tidak dihiraukan, karena penelepon tidak bisa memberi tahu petugas penyelamat Libya di mana lokasi perahu itu berada.

Korban yang selamat mengatakan, dia dan tiga lainnya berada di laut selama dua hari, sebelum para nelayan menemukan mereka.

Peristiwa tenggelamnya perahu itu terjadi pada hari yang sama dengan serangan udara yang menghantam pusat penahanan migran di luar Tripoli, menewaskan 44 orang.

PBB dan kelompok HAM mengecam perlakuan terhadap sebagian besar migran Afrika yang berusaha keluar dari kemiskinan dan kekerasan dengan melarikan diri ke Eropa dari pantai Libya.

Banyak migran yang berhasil ditolong dari laut tetapi dibawa kembali ke Libya dan ditahan dalam kondisi buruk di pusat-pusat penahanan migran. [voa]

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com