PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Sulsel Dipanggang Suhu 35 Derajat, Pegunungan Diselimuti KabutGPM Makassar Diserbu Warga, Beras SPHP 5 Kg Dijual Rp58 RibuPI Migas Blok Sengkang Naik Jadi 10 Persen, Wajo Dapat 50 Persen untuk Daerah PenghasilKortastipidkor Polri Geledah Kantor dan Rumah Jabatan Bupati Gowa, Dugaan Pungli PBG Makin MelebarBone Rebut Piala Gubernur Sulsel 2026, Juara Bertahan Sidrap Tumbang di Adu PenaltiPergantian Ketua DPRD Jeneponto Mandek, Pimpinan Minta Berkas NasDem Dikonsultasikan ke PemprovPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Sulsel Dipanggang Suhu 35 Derajat, Pegunungan Diselimuti KabutGPM Makassar Diserbu Warga, Beras SPHP 5 Kg Dijual Rp58 RibuPI Migas Blok Sengkang Naik Jadi 10 Persen, Wajo Dapat 50 Persen untuk Daerah PenghasilKortastipidkor Polri Geledah Kantor dan Rumah Jabatan Bupati Gowa, Dugaan Pungli PBG Makin MelebarBone Rebut Piala Gubernur Sulsel 2026, Juara Bertahan Sidrap Tumbang di Adu PenaltiPergantian Ketua DPRD Jeneponto Mandek, Pimpinan Minta Berkas NasDem Dikonsultasikan ke Pemprov
Sulsel

Antisipasi Karhutla, Polhut Rutin Lakukan Patroli dan Penyuluhan Kemasyarakat

1017
×

Antisipasi Karhutla, Polhut Rutin Lakukan Patroli dan Penyuluhan Kemasyarakat

Sebarkan artikel ini
Karhutla 1

MAKASSAR – Musim kemarau yang cukup ekstrim menyebabkan beberapa lokasi kawasan hutan disulsel mengalami kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Dinas Kehutanan Provinsi sulsel Ir. Faisal, MSi,saat di konfirmasi membenarkan Karhutla yang terjadi dibeberapa titik disulsel.

“Iya Memang benar beberapa kebakaran hutan dan lahan terjadi dan semua dalam pemantauan Kami,dan berkat kerjasama dengan semua pihak baik Damkar, Manggala Agni, Polisi, TNI,serta Masyarakat,semuanya bisa ditangani dengan baik,Ungkap Faisal belum lama ini.

“Karhutla yang terjadi selain disebabkan karena Kondisi cuaca panas yang cukup ekstrem,juga karena maindset orang yang tidak bertanggungjawab yang menjadi penyebab utama Karhutla,sehingga bersama aparat penegak hukum akan menyelidiki penyebab kejadian tersebut,dan memberikan sanksi kepada pelaku sesuai aturan hukum,Tegasnya.

WhatsApp Image 2019 09 10 at 9.33.36 AM1Faisal menjelaskan berbagai langkah terus dilakukan dalam mencegah karhutla disulsel bahkan telah menjadi tugas rutin seperti memberikan penyuluhah dan informasi kepada masyarakat akan ancaman dan bahaya karhutla Serta terus melakukan patroli oleh jajaran polhut.

“Langkah pencegahan Karhutla terus dilakukan bahkan telah menjadi kegiatan rutin seperti melakukan patroli sambil memberikan penyuluhan kepada masyarakat akan ancaman dan bahaya karhutla,Imbuhnya.

“Koordinasi dengan semua pihak terkait juga intens dilakukan dalam upaya pencegahan dan penanganan Karhutla,bahkan sudah menghimbau ke seluruh Anggota untuk terus memantau dan melaporkan titik api dan sesegera mungkin untuk mengecek dilapangan sebelum meluas, jangan pulang sebelum padam dan tetap semangat, jiwa kita rimbawan tetap siap siaga demi kelestarian dan terjaganya hutan dari kebakaran,Jelasnya.

Faisal menambahkan Luas kawasan hutan yang menjadi kewenangan Provinsi SulSel sekitar 1,8 Juta hektar,dengan jumlah personil Polisi Kehutanan (Polhut) PNS sekitar 104 orang dan penyuluh 232 orang,Polhut Non PNS sebanyak 310,sehingga kalau melihat kondisi tersebut sungguh sangat memprihatinkan untuk menanggulangi kejadian kebakaran hutan ditambah lagi sarana prasarana pemadaman yang sangat terbatas,dan tugas lainnya yang harus diembang seperti pemadaman kebakaran hutan,ilegal loging dan tugas Polhut lainnya.

“Saya tentunya sangat berharap nasib Polhut Non PNS mendapat perhatian khusus melihat kinerjanyan dilapangan yang cukup berat,Tutupnya.(rmt)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com