PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • UNIMUS Semarang Latih 32 Calon Perawat Kuasai Perawatan Luka • 24 Persen Siswa Indonesia Alami Bullying, Cerminan Sistem Pendidikan yang Gagal • Dua Petugas Damkar Pangkep Gugur, Armada Terbalik Saat Berpacu Menuju Kebakaran • Program Mannennungeng Serahkan Policy Brief ke Pemkab Bone, Produktivitas Padi Naik 76 Persen • Bupati Jeneponto Dorong Punagaya dan Bungeng Jadi Percontohan Desa Binaan Imigrasi • Sekda Makassar Dorong Inovasi PKP LAN Jadi Model untuk Kecamatan Lain • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • UNIMUS Semarang Latih 32 Calon Perawat Kuasai Perawatan Luka • 24 Persen Siswa Indonesia Alami Bullying, Cerminan Sistem Pendidikan yang Gagal • Dua Petugas Damkar Pangkep Gugur, Armada Terbalik Saat Berpacu Menuju Kebakaran • Program Mannennungeng Serahkan Policy Brief ke Pemkab Bone, Produktivitas Padi Naik 76 Persen • Bupati Jeneponto Dorong Punagaya dan Bungeng Jadi Percontohan Desa Binaan Imigrasi • Sekda Makassar Dorong Inovasi PKP LAN Jadi Model untuk Kecamatan Lain •
Biro Humas Pemkot Makassar

50 Pengungsi Wamena Kembali Tiba di Lanud Hasanuddin Makassar

654
×

50 Pengungsi Wamena Kembali Tiba di Lanud Hasanuddin Makassar

Sebarkan artikel ini
Pengungsi Wamena 1

MAKASSAR,- Konflik yang terjadi di Wamena, Papua membuat warga asal Sulsel segera dievakuasi. Sudah 3 hari berturut-turut Lanud Hasanuddin dan pelabuhan Soekarno Hatta Makassar ramai oleh pengungsi.

Jum’at (4/10/2019) siang, sebanyak 50 pengungsi berhasil dievakuasi dan tiba di Lanud Hasanuddin, Makassar. Pengungsi ini diterima oleh Pj Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb, dan Kabid Humas Polda Sulsel Dicky Sondani.

Dari 50 pengungsi ini, 39 orang akan diberangkatkan kembali ke daerah asalnya yang mayoritas Toraja dan Palopo. 11 orang lainnya kembali melanjutkan perjalanannya ke Jakarta.

Iqbal Suhaeb yang melihat langsung keadaan para pengungsi berdialog dan menuturkan pemerintah kota Makassar siap memfasilitasi untuk kembali ke daerah asalnya.

“Saat ini ada 2 bus yang disiapkan pemerintah kota Makassar dan siap mengantarkan pengungsi ke kampung halamannya. Kami juga bersinergi dengan tim medis jika sekiranya ada hal yang urgent,” imbuh Iqbal.

Pengungsi kali ini yang mayoritas balita juga dihibur oleh Dicky Sondani dengan membagikan mainan serta mengajaknya untuk bernyanyi bersama agar menghilangkan rasa trauma yang sempat mereka rasakan.

“Mainan ini sengaja diberikan untuk membangun kembali tawa candanya yang sempat hilang beberapa hari ini. Rasa trauma yang mungkin saja ada, kami coba tepiskan dengan merangkul dan mengajaknya bernyanyi bersama,” ungkap Dicky.

Hingga hari ke tiga, total pengungsi yang dipulangkan dari Wamena, Papua sebanyak 557 orang, 194 orang diantaranya berasal dari Makassar. Diprediksi jumlah ini masih akan terus bertambah. (NURDIYANA NATSIR)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com