PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Direktur Binwas Kemenaker Sebut PP 50/2012 Perlu Segera Diselaraskan dengan Standar Internasional • Lapas Bak Apartemen: Bagaimana Koruptor Bisa Jera? • DPRD Makassar Gelar Paripurna Ketujuh, Bahas Jawaban Wali Kota soal Perubahan APBD 2026 • Dandenpom Makassar Warning Prajurit, Jaga Sikap di Lapangan dan Tidak Sembarangan di Medsos • TACO dan MD Entertainment Kolaborasi di Film Filosofi Teras • 153 POKMAS Rumah Pangan B2SA di Makassar Didorong Terapkan Pola Konsumsi Sehat • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Direktur Binwas Kemenaker Sebut PP 50/2012 Perlu Segera Diselaraskan dengan Standar Internasional • Lapas Bak Apartemen: Bagaimana Koruptor Bisa Jera? • DPRD Makassar Gelar Paripurna Ketujuh, Bahas Jawaban Wali Kota soal Perubahan APBD 2026 • Dandenpom Makassar Warning Prajurit, Jaga Sikap di Lapangan dan Tidak Sembarangan di Medsos • TACO dan MD Entertainment Kolaborasi di Film Filosofi Teras • 153 POKMAS Rumah Pangan B2SA di Makassar Didorong Terapkan Pola Konsumsi Sehat •
InspirasiMakassarVideo

Pucuk Coolinary Festival – Tukar Botol Teh Pucuk Kamu, Dapatkan Miniatur Sepeda Motor Resycle

1028
×

Pucuk Coolinary Festival – Tukar Botol Teh Pucuk Kamu, Dapatkan Miniatur Sepeda Motor Resycle

Sebarkan artikel ini
birma rumah kreatif

https://youtu.be/KZAOzUqRPRU

MAKASSAR – Ajang Pucuk Coolinary Festival (PCF) ‘Temukan Rasa Favoritmu hadir di kota Makassar untuk memanjakan lidah para Foodies atau pecinta kuliner di Kota Anging Mammiri, Makassar.

Festival kuliner ini dipusatkan di Lapangan Parkir Phinisi Point Makassar dengan melibatkan 100 Stand kuliner yang terbagi menjadi 3 Zona yakni Zona Pedas, Zona Gurih dan Zona Manis, yang diselenggarakan pada, Sabtu dan minggu (2-3/11/2019).

Kota Makassar menjadi kota terakhir yang dikunjungi Teh Pucuk Harum setelah menyambangi kota Yogyakarta, Medan, palembang dan Malang.

Tak hanya berwisata kuliner, PCF juga mengajak pengunjung untuk menjaga lingkungan dengan memberikan 1000 porsi otak otak yang dapat ditukar dengan sejumlah botol kosong teh pucuk, selain itu PCF Makassar juga melibatkan sejumlah UKM pecinta lingkungan seperti Mol Sampah dan Birma Rumah Kreatif yang fokus dalam industri resycle.

Birma Rumah Kreatif menyiapkan ratusan soufenir yang berbahan utama botol teh pucuk harum yang akan diberikan kepada pengunjung dengan cara menukarkan 4 buah botol teh pucuk untuk mendapatkan sebuah miniatur sepeda motor.

Tak hanya itu, BRK juga menghadirkan sejumlah prodak yang juga berbahan sampah yang dapat dibeli mulai dari puluhan ribu hingga ratusan ribu rupiah.

Menurut Ketua Birma Rumah Kreatif, Ambang Ardi Yunisworo, keikutsertaannya dalam event Festival Kuliner kota Makassar yang diinisiasi Teh Pucuk Harum (TPH) tersebut, merupakan implementasi atas kerjasamanya dengan pihak TPH dalam mengedukasi masyarakat khususnya dalam hal memanfaatkan kembali limbah botol plastik Teh Pucuk menjadi sebuah karya seni.

“Keikutsertaan kami dalam PCF ini, merupakan upaya kami bersama pihak Teh Pucuk dalam mengedukasi masyarakat, khususnya dalam hal memanfaatkan limbah plastik botol teh pucuk menjadi barang yang bernilai seni,” terang Ambag kepada Mediasulsel.com.

Lebih lanjut Ambang yang juga merupakan ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) kelurahan Biring Romang, kecamatan Manggala, kota Makassar itu, mengatakan, bahwa dihari pertama pembukaan PCF, penukaran botol di stan BRK berhasil membagikan lebih dari 50 miniatur motor dalam waktu hanya 1 jam.

“Animo masyarakat untuk mendapatkan miniatur tersebut sangat tinggi, bahkan 50 souvenir kami habis dalam waktu 1 jam, di hari kedua kami juga membagiakan 100 soufenir bagi 100 penukar pertama,” jelas Ambang.

Pada kesempatan itu Birma Rumah Kreatif memamerkan berbagai produk hasil olahan limbah plastik atau daur ulang sampah lainnya kepada pengunjung PCF, seperti mobil-mobilan, robot, miniature motor, bonsai, diorama dan lain-lain. [4ld]

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com