MAKASSAR – Birma Rumah Kreatif, salah satu komunitas masyarakat yang konsentrasi mengolah limbah plastik menjadi barang bernilai ekonomi yang ada di kota Makassar, memastikan diri akan turut memeriahkan Pucuk Coolinary Festval (PCF) yang akan dihelat di Phinisi Point Jl. Metro Tanjung Bunga Makassar, Sabtu, 2 dan Minggu 3 November 2019.
Menurut Ketua Birma Rumah Kreatif, Ambang Ardi Yunisworo, keikutsertaannya dalam event Festival Kuliner kota Makassar yang diinisiasi Teh Pucuk Harum (TPH) tersebut, merupakan implementasi atas kerjasamanya dengan pihak TPH dalam mengedukasi masyarakat khususnya dalam hal memanfaatkan kembali limbah botol plastik Teh Pucuk menjadi sebuah karya seni.
“Keikutsertaan kami dalam PCF ini, merupakan upaya kami bersama pihak Teh Pucuk dalam mengedukasi masyarakat, khususnya dalam hal memanfaatkan limbah plastik botol teh pucuk menjadi barang yang bernilai seni,” terang Ambag kepada Mediasulsel.com, Kamis (31/10).
Lebih lanjut Ambang yang juga merupakan ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) kelurahan Biring Romang, kecamatan Manggala, kota Makassar itu, mengatakan, bahwa dalam event PCF tersebut Birma Rumah Kreatif juga akan membagikan sekurangnya 100 souvenir cantik kepada 100 pengunjung pertama di tenannya.
“Dalam event tersebut, kami juga akan membagikan kepada 100 pengunjung tenant kami, souvenir cantik yang terbuat dari botol bekas Teh Pucuk Harum, dengan ketentuan pengunjung tersebut diwajibkan menukarnya dengan 4 botol Teh Pucuk Harum kosong,” jelas Ambang.
Pada kesempatan itu Birma Rumah Kreatif rencananya juga akan memamerkan berbagai produk hasil olahan limbah plastik atau daur ulang sampah lainnya kepada pengunjung PCF, seperti mobil-mobilan, robot, miniature motor, bonsai, diorama dan lain-lain.
Di tempat tersebut rencananya Tim Birma Rumah Kreatif juga akan mempraktekan, bagaimana cara mengubah botol-botol bekas dan limbah plastik lainnya, menjadi barang-barang bernilai ekonomi.
“Silahkan singgah dan saksikan sendiri, di stand kami saat Pucuk Coolinary Festival nanti, bagaimana sampah plastik yang selama ini anda buang, di tangan kami bisa berubah menjadi barang yang cantik menarik dan memiliki nilai ekonomi,” pungkas Ambang. (t4nk)













