MAKASSAR – Pucuk Coolinary Festival resmi digelar di kota Makassar, Festival kuliner terbesar ini dipersembahan oleh Teh Pucuk Harum untuk memanjakan lidah para Foodies atau pecinta kuliner di Kota Anging Mammiri.
Festival kuliner ini dipusatkan di Lapangan Parkir Phinisi Point Makassar dengan melibatkan 100 Stand kuliner yang terbagi menjadi 3 Zona yakni Zona Pedas, Zona Gurih dan Zona Manis, Sabtu (2/11/2019).
Kota Makassar menjadi kota terakhir yang dikunjungi Teh Pucuk Harum setelah menyambangi kota Yogyakarta, Medan, palembang dan Malang.
Pucuk Coolinary Festival dibuka resmi oleh Kepala Dinas Perindustrian Sulawesi Selatan Ahmadi Akil, dan National Sales & Promotion Head PT Mayora Indah Tbk, Henry David Kalangie.
Henry David Kalangi, selaku National Sales Promotion Head PT Mayora Indah Tbk mengatakan Makassar menjadi puncak penyelenggaraan Pucuk Coolinary Festival karena kota ini dikenal dengan ragam kulinernya. Bahkan Kementerian Pariwisata melabeli kota di tepi pantai ini sebagai salah satu Kota Wisata Kulinar di Indonesia.
“Kegiatan ini diharapkan juga menumbuhkan ekonomi di Makassar khususnya Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM),” kata Henry David Kalangi. Di kota-kota lain, Pucuk Coolinary dihadiri puluhan ribu hingga ratusan ribu pengunjung.
Sementara itu, Ahmadi mengatakan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan sangat mengapresiasi dan memuji PT Mayora, dalam hal ini Teh Pucuk Harum yang mampu menggerakkan para pelaku UMKM di bidang kuliner, khususnya di Sulawesi Selatan.
“Ini sangat luar biasa dan merupakan wujud nyata bahwa PT Mayora sangat peduli terhadap perkembangan ekonomi di Sulsel, hal ini terbukti dengan melibatkan ratusan UKM kuliner di Sulsel,” kata Ahmadi dalam sambutannya.
Ahmadi juga berharap kepada seluruh peserta atau pelaku usaha kuliner yang sudah mengambil tempat dapat mengikuti, mengimplementasikan, mempublikasikan, hasil produksi makanan dan minuman unggulannya yang telah dicapai dalam kurun waktu satu tahun terakhir.
“Para pengunjung dapat menikmati ragam kuliner yang disajikan dalam festival ini, sehingga makna PCF 2019 dapat dirasakan, dan termotivasi untuk lebih berperan aktif dalam proses pembangunan kota Makassar,” tutupnya
Menurut Ahmadi, pada 2018 ekonomi Sulsel tumbuh sebesar 7,07 persen di atas rata-rata nasional, dan menurutnya yang berkontribusi besar adalah kuliner.
Ia pun berharap PT Mayora bisa terus merangkul para pelaku UMKM ke depannya dalam berbagai bentuk kegiatan, agar dapat tumbuh menjadi usaha yang sukses.
“Semoga Mayora terus mampu merangkul pelaku kecil, agar bagaimana IKM bisa tumbuh seperti mereka. Karena usaha yang besar juga pasti berawal dari usaha kecil menengah,” pungkasnya. [*/4ld]








