PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Dinas Ketahanan Pangan Makassar Gandeng Sidrap Amankan Pasokan Pangan dan Kendalikan InflasiDampak Karhutla terhadap Perempuan dan GenerasiBPKP Periksa Istri Direktur PDAM Bone Terkait Transaksi Mobil AsetDampak Media Sosial di Kalangan Gen-Z: Peluang dan Tantangan di Era DigitalSulsel Dipanggang Suhu 35 Derajat, Pegunungan Diselimuti KabutGPM Makassar Diserbu Warga, Beras SPHP 5 Kg Dijual Rp58 RibuPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Dinas Ketahanan Pangan Makassar Gandeng Sidrap Amankan Pasokan Pangan dan Kendalikan InflasiDampak Karhutla terhadap Perempuan dan GenerasiBPKP Periksa Istri Direktur PDAM Bone Terkait Transaksi Mobil AsetDampak Media Sosial di Kalangan Gen-Z: Peluang dan Tantangan di Era DigitalSulsel Dipanggang Suhu 35 Derajat, Pegunungan Diselimuti KabutGPM Makassar Diserbu Warga, Beras SPHP 5 Kg Dijual Rp58 Ribu
Biro Humas Pemprov Sulsel

Kurang Maksimal, Gubernur Sulsel Kaji Ulang BRT

472
×

Kurang Maksimal, Gubernur Sulsel Kaji Ulang BRT

Sebarkan artikel ini
BRT

MAKASSAR — Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah mengaku akan mengkaji ulang pelayanan bus rapid transit (BRT) yang selama ini telah beroperasi di wilayah Mamminasata, khususnya Kota Makassar.

Nurdin menganggap, moda angkutan transportasi massal ini harus ditata ulang perencanaannya. Selama ini dia menilai, kurang maksimalnya BRT karena belum mampu mengakomodasi kebutuhan masyarakat.

Konsep atas pelayanan BRT pun dikatakan tengah disiapkan. Mulai dari rute yang dilalui, hingga memperhitungkan bentuk terminal serta ukuran busnya juga mesti dikaji kembali.

“Tunggu aja. Konsep kita itu bagus. Konsep kita itu shuttle, stopping busnya tidak terlalu besar, tapi fungsional. Busnya juga pendek,” tutur Nurdin yang ditemui di kantor Gubernur Sulsel, kemarin.

Dia melanjutkan, kehadiran angkutan umum ini harus ramah penumpang. Nurdin menggambarkan, kondisi busnya harus dibuat nyaman. Bahkan bagi penumpang yang dalam keadaan berdiri dalam perjalanan.

“Busnya itu enak. Dia bisa mampir dan orang naik-turun. Inikan harus ada terminal khusus. Kita lagi desain bus yang bagus, lebih nyaman, orang berdiri aja di atas,” tandasnya.

Mantan bupati Bantaeng ini menambahkan, Pemprov Sulsel juga berencana memberikan bantuan BRT ke kabupaten/kota. BRT yang dimaksud, yakni 15 unit BRT dari Kemenhub yang diserahkan kepada Pemprov Sulsel pada Desember 2018 lalu.

Namun sampai saat ini belum dioperasikan karena masih merampungkan kelengkapan administrasi kendaraannya, seperti lengurusan bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB) dan buku pemilik kendaraan bermotor (BPKB), maupun surat tanda nomor kendaraan (STNK), serta pembayaran pajak kendaraan.

Kata Nurdin, bantuan BRT dari Kemenhub itu akan diserahkan ke Kabupaten Bulukumba dan Toraja. Untuk menggenjot pengembangan potensi daerah di sektor kepariwisataannya, dengan dukungan aksesibilitas transportasi.

“Itu sudah ada yang punya. Itu akan diberikan ke Bira (Bulukumba), dan Toraja. Sudah ada yang punya dan baru kita bayar pajaknya. Harus dibayar pajaknya dulu baru dikasih orang,” pungkas Nurdin. [*]

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com