MAKASSAR, Sebagai upaya siaga antisipasi penyebaran Coronavirus disease 2019 (Covid-19), Kamis (19/3) pemerintah kelurahan Biring Romang, kecamatan Manggala, kota Makassar melakukan monitoring ke sejumlah apotek dan toko obat serta toko ritel di wilayahnya.
Dalam kegiatan yang dipimpin oleh Kepala Seksi Pemerintahan dan pembinaan RT/RW, Andi Muh. Yahya, SE itu, tim melakukan monitoring terkait ketersediaan masker, hand sanitizer, obat kina serta obat-obatan lain yang menyangkut pencegahan Covid 19, di semua apotik dan toko obat di wilayahnya.
Selain itu menurut Yahya, yang dalam kegiatan tersebut didampingi, Seklur, Idawati, SE, Kasi Kebersihan, Sapri, SIP, Kasi Ekbang, Hj. Farida Ponolulu, Bsc dan Babinsa Koramil 1408-10/PNK, Serma Sahrullah, mereka juga mengunjungi sejumlah toko ritel untuk memonitor ketersediaan sembako dan potensi terjadinya penimbunan.
“Hari ini sesuai arahan ibu lurah, hari ini kami melakukan monitoring ketersediaan obat dan peralatan antisipasi penyebaran virus corona di seluruh apotek dan toko opbat yang ada di kelurahan Biring Romang, serta mengunjungi sejumlah toko ritel, untuk mempertanyakan ketersediaan sembako, dan menganalisis kemungkinan dilakukannya penimbunan,” terang Yahya.
Berdasarkan hasil monitoring tersebut, Yahya mengaku mendapati ketersediaan khususnya masker dan hand sanitizer di wilayah kelurahannya dalam keadaan kosong, sedangkan ketersediaan Sembilan bahan pokok, dalam posisi aman dan belum terjadi peningkatan harga secara signifikan.
“Di seluruh apotek dan toko obat yang kami datangi termasuk toko ritel, semua dalam posisi tidak memiliki persediaan masker dan hand sanitizer,” tegas Yahya.
Sehubungan dengan kekosongan stock masker dan hand sanitizer tersebut, Yahya mengaku akan segera melaporkannya kepada atasan untuk dilaporkan ke tingkat lebih lanjut, agar segera diperoleh solusi dalam hal memenuhi kebutuhan masker dan hand sanitizer tersebut.
Sementara itu, menurut Kepala Seksi kebersihan, Sapri, SIP, sesuai tugas pokok dan fungsinya, dalam kunjungan tersebut dirinya lebih menekankan pada meminta kepada para pelaku usaha yang dikunjungi untuk dapat berpartisipasi secara aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan di sekitarnya.
“Sesuai Tupoksi kami selaku kepala seksi kebersihan, saya menghimbau dan meminta para pelaku usaha untuk dapat berpartisipasi secara aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan sekitar tempat usaha masing-masing,” tegas Sapri saat dimintai komentarnya.
Dihubungi secara terpisah, Plt. Lurah Biring Romang, Sofiawati,SE, MM, yang diketahui sedang istirahat di rumah karena sakit, mengatakan, bahwa monitoring terhadap apotek dan toko obat serta toko-toko ritel dan distributor atau semacamnya yang diprogramkan itu menjadi sangat penting dalam situasi seperti saat ini, untuk mendeteksi ketersediaan bahan-bahan kebutuhan warganya.
“Kegiatan ini memang menjadi program prioritas untuk kami segera lakukan, karena dalam situasi seperti saat ini, kita harus memastikan kebutuhan-kebutuhan pokok warga seperti obat-obatan, hand sanitizer, masker dan ketersediaan bahan pangan dalam posisi aman,” ungkap Sofi melalui seluran jejaring sosial WhatsApp.
Bahkan Sofi yang juga merupakan Plt. Sekretaris Kecamatan Manggala itu meminta seluruh komponen masyarakat dan ormas seperti Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), PKK, Babinsa, Bhabinkamtibmas, RT/RW serta tokoh masyarakat dan tokoh agama serta Karang Taruna, dapat bersatu padu, bahu membahu dalam mengawal pelaksanaan program siaga Covid 19 tersebut.
“Kegiatan Siaga Covid 19 ini, bukan hanya menjadi tugas pemerintah semata, olehnya itu saya juga menghimbau kepada seluruh komponen masyarakat, ormas dan struktur mitra pemerintah lainnya, seperti LPM, PKK, Karang Taruna, Binmas, Babinsa, RT/RW serta para tokoh masyaratak, untuk bersama-sama memonitor wilayah kelurahan Biring Romang,” pungkas Sofi. (464Ys)













