PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • SPPG 3T Diaktifkan di Takalar, Pemprov Sulsel Dorong Perluasan Layanan Gizi ke Daerah Terpencil • Makassar Jadi Pilot Project Reformasi JKN, Rujukan Pasien Tak Lagi Harus Berjenjang • Sebelum Berseragam Korps Bhayangkara, Suyudi Ario Seto Ternyata Pernah Jadi Cover Boy • SLF Jadi Syarat Penting Akad Kredit Rumah Subsidi di Bone • Gubernur Sulsel Dukung Penguatan Komisi Yudisial dan Sistem Peradilan • Tanah, Uang, dan Kekuasaan: Mengurai Korupsi Pertanahan dengan Perspektif Islam • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • SPPG 3T Diaktifkan di Takalar, Pemprov Sulsel Dorong Perluasan Layanan Gizi ke Daerah Terpencil • Makassar Jadi Pilot Project Reformasi JKN, Rujukan Pasien Tak Lagi Harus Berjenjang • Sebelum Berseragam Korps Bhayangkara, Suyudi Ario Seto Ternyata Pernah Jadi Cover Boy • SLF Jadi Syarat Penting Akad Kredit Rumah Subsidi di Bone • Gubernur Sulsel Dukung Penguatan Komisi Yudisial dan Sistem Peradilan • Tanah, Uang, dan Kekuasaan: Mengurai Korupsi Pertanahan dengan Perspektif Islam •
Biro Humas Pemprov Sulsel

Kadiskes: Tidak Ada yang Salah dari Karantina Covid 19 di Swissbel Hotel

430
×

Kadiskes: Tidak Ada yang Salah dari Karantina Covid 19 di Swissbel Hotel

Sebarkan artikel ini
Ichsan Mustari 1

MAKASSAR–Kepala Dinas Kesehatan Sulsel dr Ichsan Mustari menegaskan penetapan Hotel Swissbel sebagai salah satu lokasi karantina covid 19 oleh gubernur Sulsel tidak keliru. Karantina dilakukan semata dimaksudkan untuk mempercepat penanganan virus korona di Sulsel.

“Tidak ada yang keliru. Kalaupun ada pasien yang positif korona di sana itu karena mereka masuk kategori Orang Tanpa Gejala. Jadi tetap karantina di sana, ” kata Ichsan, yang juga Ketua IDI Wilayah Sulsel.

Pernyataan Kepala Dinas Kesehatan Sulsel ini mengklarifikasi tudingan Humas Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Makassar, Wachyudi Muchsin yang menyebut kebijakan gubernur dengan menempatkan pasien positif di Hotel Swissbel itu keliru. Padahal menurut Ichsan, mereka yang positif hanya kategori OTG dan ditempatkan di lantai khusus berbeda dengan pasien ODP dan PDP.

Ichsan menambahkan selain itu program karantina di Hotel Swissbel itu merupakan bagian dari program duta covid. Mereka yakin menjalani karantina di sana diberikan edukasi soal penanganan dan pencegahan covid 19.

“Kelak setelah menjalani karantina mereka akan menjadi duta dan edukator di keluarganya dan masyarakat sekitar pemukimannya. Dengan begitu tidak ada lagi stigmasisasi berlebihan terhadap penderita korona,” katanya. [*]

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com