PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Wamenaker Minta JARNAS.INDO Aktif Awasi Kebijakan Pemerintah • Bencana Belum Usai, Dana Telah Dikorupsi • Pergatsi Sulsel Raih Emas dan Perunggu di Kejurnas Gateball 2026, Bidik PON 2028 • Tim BKMF Sinapsis FIKK UNM Raih Dua Penghargaan Nasional Abdidaya Ormawa 2026 • Milad ke-60 KAHMI, Graha Hijau Hitam Disiapkan Jadi Laboratorium Pergerakan di Sulsel • Pengadaan Seragam Devile Porprov di Bone Disorot, Penyedia Disebut Tak Dipanggil Presentasi • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Wamenaker Minta JARNAS.INDO Aktif Awasi Kebijakan Pemerintah • Bencana Belum Usai, Dana Telah Dikorupsi • Pergatsi Sulsel Raih Emas dan Perunggu di Kejurnas Gateball 2026, Bidik PON 2028 • Tim BKMF Sinapsis FIKK UNM Raih Dua Penghargaan Nasional Abdidaya Ormawa 2026 • Milad ke-60 KAHMI, Graha Hijau Hitam Disiapkan Jadi Laboratorium Pergerakan di Sulsel • Pengadaan Seragam Devile Porprov di Bone Disorot, Penyedia Disebut Tak Dipanggil Presentasi •
Biro Humas Pemprov Sulsel

Kasus Kekerasan Meningkat dimasa Pandemi, Ini Langkah DP3A Dalduk KB Sulsel

648
×

Kasus Kekerasan Meningkat dimasa Pandemi, Ini Langkah DP3A Dalduk KB Sulsel

Sebarkan artikel ini
WhatsApp Image 2020 12 17 at 19.06.26

MAKASSAR– Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3A Dalduk KB) Pemprov Sulsel, menggelar acara refleksi Akhir Tahun di Hotel Remcy Makassar, Kamis (17/12/2020).

Kegiatan ini mengusung tema menelisik fenomena meningkatnya kekerasan perempuan dan anak disulsel dibuka langsung oleh Kepala Dinas DP3A Dalduk KB sulsel Hj Fitriah Zainuddin.

Berdasarkan data di tahun 2020, DP3A Dalduk KB pemprov Sulsel Mencatat secara keseluruhan jumlah kasus kekerasan di Sulawesi Selatan sebesar 1.594 kasus. Sementara kasus kekerasan terhadap perempuan sebanyak 1.277 kasus. Angka ini tentu sangat kontras dengan jumlah korban kekerasan yang dialami laki-laki yang hanya berjumlah 333 saja.

Dari keseluruhan kasus tersebut, kota Makassar menjadi kota yang memiliki kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang mencapai 978 Kasus.

Selanjutnya Kota Pare Pare dengan jumlah kasus 112 kasus. Dan yang terakhir kabupaten Gowa dengan jumlah kasus sebesar 68 kasus.

Kepala DP3A Dalduk KB sulsel Mengatakan meningkatnya jumlah kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di kota Makassar salah satunya disebabkan oleh adanya beban ganda selama pandemic covid 19. Dimana segalanya aktivitas lebih sering dilakukan di rumah masing masing

“Meningkatnya jumlah kasus kekerasan perempuan di masa pandemi ini karena adanya beban ganda,Dimana seringnya interaksi dan seringnya pertemuan antara keluarga dan juga tidak ada kegiatan aktivitas yang lain di dalam rumah itu sendiri sehingga menjadi kekerasan” ucapnya

Kata dia, kasus kekerasan yang terjadi terhadap perempuan dan anak di Sulsel, mayoritas pelaku ternyata merupakan orang yang memiliki hubungan dekat dengan korban.

“karena interaksi yang sering dan itu-itu saja m,Dan tidak ada aktivitas lain ini barangkali yang perlu digunakan masyarakat lainnya untuk bagaimana mengolah keluarga dan rumah tangganya itu dalam hal pengasuhan dan membentuk suatu sistem yang ada di rumah tangga kita.” Jelasnya

Kedepan, Pihaknya akan melakukan kerjasama dengan pihak kementerian agama untuk melakukan pembinaan atau pembelajaran parenting terhadap mereka yang mengurus surat pernikahan.

“kita mau kerjasama dengan kementerian agama setiap orang mengurus menikah itu harus dulu disentuh dengan pembelajaran keluarga sehingga dia merasakan bagaimana menjadi orang tua yang memiliki ilmu parenting yang tinggi karena ini bagus untuk ketahanan keluarga” pungkasnya. [*]

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com