PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • TACO dan MD Entertainment Kolaborasi di Film Filosofi Teras • 153 POKMAS Rumah Pangan B2SA di Makassar Didorong Terapkan Pola Konsumsi Sehat • Gubernur Sulsel Tegaskan, Sitti Husniah Talenrang Tetap Jalankan Tugas Selama Belum Ditahan • 4 Pintu Uang Bupati Gowa Dibongkar Polda Sulsel, Jejaknya Mengarah ke Rumah dan Mobil Miliaran • Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama IAMI, Imam Masjid Dunia Satukan Langkah di Jakarta • Budaya Toraja, Bugis dan Makassar Tampil di Panggung Nasional BKMT • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • TACO dan MD Entertainment Kolaborasi di Film Filosofi Teras • 153 POKMAS Rumah Pangan B2SA di Makassar Didorong Terapkan Pola Konsumsi Sehat • Gubernur Sulsel Tegaskan, Sitti Husniah Talenrang Tetap Jalankan Tugas Selama Belum Ditahan • 4 Pintu Uang Bupati Gowa Dibongkar Polda Sulsel, Jejaknya Mengarah ke Rumah dan Mobil Miliaran • Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama IAMI, Imam Masjid Dunia Satukan Langkah di Jakarta • Budaya Toraja, Bugis dan Makassar Tampil di Panggung Nasional BKMT •
Makassar

Tuntut Pencabutan PPKM, Pekerja Hiburan Malam Bergoyang di Balikota

1167
×

Tuntut Pencabutan PPKM, Pekerja Hiburan Malam Bergoyang di Balikota

Sebarkan artikel ini
Tuntut Pencabutan PPKM, Pekerja Hiburan Malam Bergoyang di Balikota
Ratusan pekerja dan pelaku Usaha Hiburan Malam kota Makassar, yang tergabung dalam Asosiasi Usaha Hiburan Malam (AUHM) bergoyang layaknya di lantai disco dengan iringan musik ala DJ di halaman Balaikota Makassar, Rabu (10/2/2021).

MAKASSAR—Ratusan pekerja dan pelaku Usaha Hiburan Malam kota Makassar, yang tergabung dalam Asosiasi Usaha Hiburan Malam (AUHM) bergoyang layaknya di lantai disco dengan iringan musik ala DJ di halaman Balaikota Makassar, Rabu (10/2/2021).

Aksi tak lazim yang juga membuat sejumlah orang yang berada di sekitar lokasi turut bergoyang itu, menurut salah seorang peserta aksi yang enggan disebut namanya mereka lakukan sebagai bentuk aksi damai menuntut pencabutan Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di kota Makassar dicabut.

Kordinator Lapangan aksi damai AUHM, Mubarak mengatakan, bahwa penerapan PPKM di kota Makassar yang rencananya berlaku dari 9 hingga 23 Pebruari 2021, yang mewajibkan semua usaha termasuk usaha hiburan malam tutup jam 22.00, mematikan para pekerja hiburan malam.

“Pemberlakuan PPKM yang mewajibkan usaha tutup jam 22.00 ini mematikan kami, ironisnya pemerintah kota Makassar tidak memberikan solusi apapun dengan adanya kebijkan PPKM ini, makanya kami minta kebijakan ini (PPKM-red) dicabut, karena kalo dilanjutkan, mereka semua mau makan apa ?” Tegas Mubarak.

Lebih lanjut Mubarak menyebutkan, bahwa jika PPKM tidak dicabut, mereka menuntut pemerintah untuk membayar gaji karyawan untuk hidup mereka, atau setidaknya ada solusi yang diberikan pemerintah dalam kebijakan PPKM, terutama bagi kelompok usaha yang beroperasi malam hari.

Sementara itu Kasatpol PP kota Makassar, Iman Hud, saat dikonfirmasi secara terpisah mengatakan, bahwa pihaknya menunggu perintah pimpinan dalam menyikapi aksi tersebut.

“Mereka telah melaksanakan aksinya secara aman dan tertib, kami menunggu petunjuk dan arahan pimpinan, karena PPKM itu hak kewenangan dan kebijakan pimpinan,’” ucap Iman Hud. (70n)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com