PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Warkop Kamtibmas Bangkala Resmi Dibuka, Polisi dan Warga Kini Punya Ruang Ngobrol BarengSiswa Masih Dirawat, Penyebab Gangguan Kesehatan Usai MBG di Tana Toraja Masih DiselidikiNegara Kaya, Rakyat Berebut Lowongan KerjaTak Cukup dengan Belasungkawa, Persit Pomdam XIV/Hasanuddin Gerak Cepat Bantu Korban Kebakaran Asrama MattoanginAngka Kematian Anak Melonjak di Tepi Barat Akibat Serangan Israel yang KejiMakassar Pamerkan Urban Farming dan Lontara+ di Forum Kota Sehat Dunia di SydneyPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Warkop Kamtibmas Bangkala Resmi Dibuka, Polisi dan Warga Kini Punya Ruang Ngobrol BarengSiswa Masih Dirawat, Penyebab Gangguan Kesehatan Usai MBG di Tana Toraja Masih DiselidikiNegara Kaya, Rakyat Berebut Lowongan KerjaTak Cukup dengan Belasungkawa, Persit Pomdam XIV/Hasanuddin Gerak Cepat Bantu Korban Kebakaran Asrama MattoanginAngka Kematian Anak Melonjak di Tepi Barat Akibat Serangan Israel yang KejiMakassar Pamerkan Urban Farming dan Lontara+ di Forum Kota Sehat Dunia di Sydney
Makassar

Kembali lakukan Penertiban, Dishub Sulsel & Tim Terpadu Amankan 15 orang “Pak Ogah”

727
×

Kembali lakukan Penertiban, Dishub Sulsel & Tim Terpadu Amankan 15 orang “Pak Ogah”

Sebarkan artikel ini
Kembali lakukan Penertiban, Dishub Sulsel & Tim Terpadu Amankan 15 orang "Pak Ogah"
Dishub Sulsel bersama Tim Terpadu kembali turun ke jalan menertibkan pengatur lalu lintas ilegal atau 'Pak Ogah', Jumat 12 Maret 2021. (Foto: ist)

MAKASSAR—Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Selatan (Dishub Sulsel) bersama Tim Terpadu kembali turun ke jalan menertibkan pengatur lalu lintas ilegal atau ‘Pak Ogah’. Hasilnya, petugas mengamankan sedikitnya 15 orang, pada hari Jumat (12/3/2021).

Ada tiga lokasi yang merupakan jalan protokol menjadi sasaran aksi tim yang terdiri dari Satpol PP Sulsel dan Dinas Perhubungan Sulawesi Selatan, Dishub Kota Makassar serta disokong penuh oleh DEN POM XIV Hasanuddin.

Lokasi yang dimaksud adalah Jl. Perintis Kemerdekaan, AP Pettarani, dan Sultan Alauddin.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Sulsel, Abdul Azis Bennu menjelaskan, penertiban dimulai pagi hari sepanjang Jl. Perintis Kemerdekaan.

“Ada tujuh orang yang terjaring di sepanjang Jalan Perintis Kemerdekaan,” ungkap Azis.

Selanjutnya, kata Azis, tim terpadu menyasar Jalan AP Pettarani dan Sultan Alauddin. Di dua lokasi tersebut, delapan Pak Ogah yang terjaring.

“Jadi total yang terjaring dari pagi hingga sore tim melakukan penertiban, ada 15 orang,” jelasnya.

Muhammad Arafah Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sulsel
Muhammad Arafah, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Selatan.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Sulsel, Muh Arafah mengemukakan, selama ini, kehadiran ‘Pak Ogah’ bukannya membantu melancarkan arus lalu lintas kerap memacetkan jalan.

“Penertiban yang dilakukan sebagai salah satu upaya untuk meminimalisir terjadinya kemacetan di jalan,” ungkap Muhammad Arafah.

Dia mengapresiasi kerja-kerja tim terpadu yang tidak henti melakukan penertiban demi kenyamanan dan kelancaran arus lalu lintas di jalan.

“Penertiban yang dilakukan tim terpadu juga bentuk respon dari keluhan masyarakat yang merasa tidak nyaman dengan kehadiran Pak Ogah tersebut,” tandasnya. (*)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com