MAKASSAR—Didampingi Kepala Dinas Perhubungan Provinsi sulsel, Muhammad Arafah, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melakukan pertemuan dengan Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman yang membahas perkembangan Kereta Api (KA) trans Sulawesi di Baruga Lounge kantor Gubernur Sulsel, Rabu (17/3/2021).
Usai pertemuan Muhammad Arafah Mengatakan pada pertemuan itu Menhub meminta dilakukan percepatan pembebasan lahan KA Makassar Parepare.
“Semua pihak terkait diminta untuk melakukan percepatan lahan dan pembangunan jalur KA, seperti disekitar Tonasa hingga pelabuhan Garongkong diusahakan tahun ini selesai,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan pesan Menhub agar semua harus kompak dalam mendorong percepatan Proyek Strategis Nasional (PSN) ini.
“Semua undangan yang hadir sepakat mensukseskan Proyek PSN ini. Bahkan, untuk wilayah sekitar Bosowa hingga garongkong ditargetkan selesai tahun depan,” ucapnya.
Muhammad Arafah lebih jauh menjelaskan, untuk jalur Mandai hingga masuk Makassar Newport ditargetkan pada tahun 2023.
“Tahun 2023 masuk ke wilayah mandai hingga makassar Newport, Bahkan akhir tahun ini KA akan beroperasi dari stasiun Tanete Rilau ke stasiun Palanro termasuk Pangkep Mandai untuk logistik dan penumpang,” jelasnya.
Sementara untuk jalur pare mengalami perubahan jalur. “Parepare akan dikerjakan terakhir karena ada perubahan jalur, kemudian untuk Maros pangkep pada bulan Mei selesai lahan dan konstruksinya,” tutupnya.
Diketahui, pembangunan jalur KA Trans Sulawesi Makassar – Parepare memiliki rute sepanjang 142 kilometer. Sepanjang itu, nantinya akan dibangun 16 stasiun.
Proyek ini telah menelan anggaran sebesar Rp 6 triliun. Proyek dimulai sejak tahun 2014 di tahap awal dan telah masuk pada tahap keempat hingga kini. (*)







