PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Makassar Jadi Pilot Project Nasional, 6.032 RT/RW Dikerahkan Kawal Warga Dapat Perlindungan Sosial • Family Gathering di Tanjung Bayang, Jajaran Kelurahan Bitowa Perkuat Kekompakan • Tetra Pak Dorong Hilirisasi Kelapa Indonesia dari Manado • Dari Desa Beroanging, BKMF Sinapsis FIKK UNM Melaju ke Abdidaya Ormawa Nasional • Ilusi Kapitalisme Mengentas Kemiskinan • Andi Winarno Resmi Jadi Pj Sekda Sulsel, Gantikan Jufri Rahman yang Purnabakti • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Makassar Jadi Pilot Project Nasional, 6.032 RT/RW Dikerahkan Kawal Warga Dapat Perlindungan Sosial • Family Gathering di Tanjung Bayang, Jajaran Kelurahan Bitowa Perkuat Kekompakan • Tetra Pak Dorong Hilirisasi Kelapa Indonesia dari Manado • Dari Desa Beroanging, BKMF Sinapsis FIKK UNM Melaju ke Abdidaya Ormawa Nasional • Ilusi Kapitalisme Mengentas Kemiskinan • Andi Winarno Resmi Jadi Pj Sekda Sulsel, Gantikan Jufri Rahman yang Purnabakti •
EkonomiSulsel

Lepas Ekspor senilai Rp97 miliar, Plt Gub Sulsel Tegaskan Pemprov Terus Dukung Upaya Ekspor Komoditi Laut

674
×

Lepas Ekspor senilai Rp97 miliar, Plt Gub Sulsel Tegaskan Pemprov Terus Dukung Upaya Ekspor Komoditi Laut

Sebarkan artikel ini
Lepas Ekspor senilai Rp97 miliar, Plt Gubernur Sulsel Tegaskan Pemprov Terus Dukung Upaya Ekspor Komoditi Laut
Plt Gubernur Sulsel melaunching program Indonesia Satu Ekspor sekaligus melepas ekspor komoditi perikanan di Balai Besar Karantina Ikan, Pengendalian Mutu, dan Keamanan Hasil Perikanan Makassar, Rabu (14/4/2021).

MAKASSAR—Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menegaskan pemerintah provinsi Sulsel akan terus mendukung upaya ekspor komoditi laut, terutama dalam meningkatkan produksi ekspor dari sejumlah daerah di Sulsel.

Hal ini disampaikan Plt Gubernur sulsel saat melaunching program Indonesia Satu Ekspor sekaligus melepas ekspor komoditi perikanan di Balai Besar Karantina Ikan, Pengendalian Mutu, dan Keamanan Hasil Perikanan Makassar, Rabu (14/4/2021).

Andi Sudirman Sulaiman Mengaku
Salah satu bentuk dukungan pemerintah yakni dengan upaya membangun komunikasi dengan Kementerian Perhubungan, PT Angkasa Pura dan pihak terkait lainnya, agar menghadirkan penerbangan langsung dari Makasar ke berbagai negara tujuan ekspor.

“Inilah nanti yang kita tindaklanjuti supaya teman-teman eksportir leluasa, banyak pilihan untuk mengirim kemana-mana. Kita perlu meningkatkan kapasitas pengangkutan, dan kita tahu Arab Saudi, Hongkong, China, Malaysia ini suka semua seafood,” ungkapnya.

Plt Gubernur sulsel juga mengapresiasi pelaksanaan ekspor perikanan ke sejumlah negara yang dilakukan Balai Besar Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Makassar. Mengingat nilai ekspornya yang cukup besar.

“Kami sampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya untuk Balai Besar Karantina perikanan yang telah melakukan kegiatan ini, yang nilainya luar biasa ya, Rp 97 miliar untuk kegiatan hari ini dan ini tentu melibatkan perusahaan-perusahaan lokal,” jelasnya.

Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Sulsel Ashari Fakhsirie Radjamilo Menambahkan Ekspor senilai RP 97 Milyar ini dilakukan baik menggunakan pesawat maupun kapal laut.

“Jadi ekspor komoditi laut baik ikan tuna, lobster, kepiting maupun lainnya senilai Rp 97 Milyar dilakukan baik melalui pesawat maupun kapal laut,” Ungkapnya.

Ia menyebutkan beberapa negara di dunia menjadi tujuan ekspor komoditi laut ini.

“Negara tujuannya seperti Hongkong, Shanghai china, Singapura maupun negara lainnya,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Balai Besar Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Makassar Sitti Chadidjah mengemukakan, pihaknya menggelar ekspor periode tanggal 12-17 April untuk 20 jenis komoditi ikan atau sebanyak 71.555 ekor ikan, dengan volume pengiriman sebesar 2.075,8 ton dan nilai ekspor sebesar 97 miliar Rupiah atau senilai USD 6,9 juta.

“Meski ditengah pandemi covid ini, angka ini menunjukkan potensi yang sangat besar di Sulsel. Program Indonesia Satu Ekspor yang dicanangkan hari ini memicu pertumbuhan ekonomi yang besar khususnya di Sulawesi Selatan,” ungkapnya.

Ia menyebutkan, tingginya produksi ekspor perikanan terlihat dari data ekspor komoditi perikanan tahun 2020 lalu, dimana volume ekspor sebesar 158.050 ton.

“Volume ekspor sulsel tahun lalu sebesar 158.050 ton dengan nilai ekonomi sebesar 5,47 triliun rupiah dengan berbagai jenis komoditi perikanan yang diekspor terutama rumput laut, udang, tuna, gurita, dan beberapa komoditi lainnya,” sebutnya.

Sitti Chadidjah menambahkan
Sulsel adalah satu provinsi dengan produksi perikanan yang sangat besar. “Provinsi Sulsel jadi hub komoditi ekspor perikanan untuk wilayah Indonesia timur,” tutupnya. (*)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com