MEDIASULSEL.com – Ketua Badan Narkotika (BNK) kota Makassar, DR Syamsu Rizal MI, menggelar rapat koordinasi bersama pihak kepolisian, dinas kesehatan, dinas pendidikan, badan rehabilitasi dan juga BNK untuk mencari formula yang tepat guna menyelamatkan generasi bangsa.
Menurutnya, Narkoba sudah menjadi momok mengerikan yang dapat mengancam generasi muda bangsa. Hal ini pun terjadi di kota Makassar, dimana saat ini Makassar bahkan Indonesia dinyatakan dalam kondisi darurat narkoba.
“Memerangi narkoba menjadi tugas bersama, namun secara teknis berada di pundak kalian,” ujarnya.
Dengan adanya koordinasi yang baik antar lembaga, diharapkan akan membentuk sinergitas yang terukur, dan terkoneksi dengan baik.
Dalam rakor tersebut, Lembaga Rehabilitasi, A.Sulolipu, berharap agar para pengguna narkoba tidak di dikriminalisasi, kecuali bagi pengedar layak dihukum berat.
“Saat ini, kendala yang dihadapi bagi anak anak yang sedang menjalani rehabilitasi maupun selepas rehab yakni persoalan pendidikan dan pekerjaan. Untuk itu dengan adanya koordinasi bersama dinas pendidikan hal tersebut dapat terus tertangani,” paparnya. (Aks/shar)










![Tri Lamappaenre Siap Kawal 5 Misi APSI, Satpam Indonesia Didorong Naik Kelas 12 Ketua DPD Asosiasi Profesi Satpam Indonesia (APSI) Sulawesi Selatan, Muh. Tri Lamappaenre, bersama Penasehat APSI , Komjen Pol [P] Ahwil Lutan,SH MH & Dirbinpotmas Baharkam Polri Brigjen Pol Rudi S, SIK,MH bersama sejumlah Pengurus DPD APSI lainnya, dalam Rakernas APSI di Semarang.](https://www.mediasulsel.com/wp-content/uploads/2026/11/Triyono-180x130.webp)


