PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • PEMBERITAHUAN REDAKSI MEDIASULSEL.COM: Waspadai pihak yang mengatasnamakan Mediasulsel.com dan Mediasulsel.co.id. Perhatikan kesesuaian logo serta identitas resmi Mediasulsel. Seluruh jurnalis Mediasulsel dilengkapi ID Card resmi saat bertugas. Jika menemukan tindakan penyalahgunaan nama dan identitas Mediasulsel, segera lakukan konfirmasi kepada Redaksi melalui WhatsApp 0822-8999-8073. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • UNIMUS Gembleng Mahasiswa Keperawatan Tangani Gawat Darurat • Cara Daftar Bansos Online 2026 Lewat Perlinsos Digital Kemensos, Ini Syarat dan Panduan Aktivasi IKD • Bullying Terus Terjadi, Butuh Solusi Hakiki • ASUS Perkenalkan Laptop AI Terbaru di Makassar, Garansi hingga 3 Tahun Jadi Andalan • Menaker Yassierli Ungkap 3 Karakter SDM Hadapi Perubahan Dunia Kerja • Kabut Asap di Papua: Ketika Penerbangan Terhenti, Ekonomi Masyarakat Ikut Terancam • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • PEMBERITAHUAN REDAKSI MEDIASULSEL.COM: Waspadai pihak yang mengatasnamakan Mediasulsel.com dan Mediasulsel.co.id. Perhatikan kesesuaian logo serta identitas resmi Mediasulsel. Seluruh jurnalis Mediasulsel dilengkapi ID Card resmi saat bertugas. Jika menemukan tindakan penyalahgunaan nama dan identitas Mediasulsel, segera lakukan konfirmasi kepada Redaksi melalui WhatsApp 0822-8999-8073. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • UNIMUS Gembleng Mahasiswa Keperawatan Tangani Gawat Darurat • Cara Daftar Bansos Online 2026 Lewat Perlinsos Digital Kemensos, Ini Syarat dan Panduan Aktivasi IKD • Bullying Terus Terjadi, Butuh Solusi Hakiki • ASUS Perkenalkan Laptop AI Terbaru di Makassar, Garansi hingga 3 Tahun Jadi Andalan • Menaker Yassierli Ungkap 3 Karakter SDM Hadapi Perubahan Dunia Kerja • Kabut Asap di Papua: Ketika Penerbangan Terhenti, Ekonomi Masyarakat Ikut Terancam •
Media Kampus

UNIMUS Gembleng Mahasiswa Keperawatan Tangani Gawat Darurat

0
×

UNIMUS Gembleng Mahasiswa Keperawatan Tangani Gawat Darurat

Sebarkan artikel ini
UNIMUS Gembleng Mahasiswa Keperawatan Tangani Gawat Darurat
Simulasi Gawat Darurat: Mahasiswa Prodi D3 Keperawatan UNIMUS mempraktikkan teknik resusitasi jantung paru (CPR/RJP) saat Pelatihan Basic Life Support (BLS) Plus 2026 di Semarang, Rabu (4/11/2026).

SEMARANG—Ratusan mahasiswa Program Studi D3 Keperawatan Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) mengikuti Pelatihan Basic Life Support (BLS) Plus pada Rabu (4/11/2026). Kegiatan ini digelar untuk membekali calon perawat agar siap dan tanggap menangani kondisi gawat darurat sebelum terjun ke dunia pelayanan kesehatan.

Pelatihan ini memadukan pembelajaran teori dan praktik secara intensif sejak pagi hari. Mahasiswa mendapatkan pembekalan materi kompetensi kegawatdaruratan yang terbilang lengkap.

Materi tersebut mencakup *call for help*, *cardiopulmonary resuscitation* (CPR) atau resusitasi jantung paru (RJP), biomekanik trauma, serta penanganan akibat keracunan. Peserta juga dibekali materi *airway and breathing management*.

Tak hanya itu, materi berlanjut ke manajemen kegawatdaruratan luka bakar, syok dan manajemen perdarahan, hingga penanganan fraktur dan pembidaian.

Setelah pendalaman teori, peserta langsung mengikuti sesi praktik keterampilan. Praktik ini dibagi ke dalam tiga kelompok dengan sistem rotasi agar seluruh mahasiswa terlibat aktif.

Ketua Program Studi D3 Keperawatan UNIMUS Semarang, Dr. Ns. Yunie Armiyati, S.Kep., M.Kep., Sp.Kep.MB., menilai penguasaan keterampilan bantuan hidup dasar sangat vital bagi calon perawat.

“Calon perawat tidak cukup hanya memahami konsep kegawatdaruratan secara teori. Mereka harus mampu mengenali kondisi yang mengancam nyawa, menentukan tindakan awal secara cepat dan tepat, serta memiliki keterampilan yang terlatih. Melalui BLS Plus ini, kami ingin mahasiswa semakin siap ketika nantinya menghadapi situasi kegawatdaruratan di rumah sakit maupun di tengah masyarakat,” kata Yunie.

Yunie menambahkan, pembelajaran berbasis praktik penting untuk membentuk mental mahasiswa di lingkungan rumah sakit. Lingkungan pelayanan kesehatan menuntut ketepatan, kecepatan, kerja sama, dan kemampuan eksekusi tindakan sesuai kompetensi.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelatihan BLS Plus, Akhmad Mustofa, S.Kep., Ns., M.Kep., menegaskan kegiatan ini berfokus pada pembentukan keterampilan dasar wajib bagi perawat.

“BLS merupakan keterampilan fundamental yang harus dimiliki mahasiswa keperawatan. Ketika terjadi kegawatdaruratan, tindakan awal yang cepat dan tepat dapat menjadi bagian penting dalam upaya mempertahankan keselamatan pasien. Karena itu, mahasiswa perlu dibiasakan tidak hanya memahami apa yang harus dilakukan, tetapi juga mampu melakukannya secara sistematis dan terampil,” jelas Mustofa.

Sesi praktik berlangsung di laboratorium keperawatan. Materi praktik meliputi *airway and breathing management*, CPR/RJP, serta pengendalian perdarahan, pembidaian, dan transportasi pasien.

Tiga instruktur diturunkan langsung untuk memandu sesi praktik ini. Mereka adalah Akhmad Mustofa, Dr. Ns. Chanif, S.Kep., MNS., dan Ns. Dwi Nur RPS., M.Kep.

Setiap kelompok berlatih langsung pada masing-masing stasiun keterampilan. Hal ini membuat mahasiswa tidak sekadar menjadi pengamat, melainkan bertindak langsung dalam simulasi kegawatdaruratan.

Rangkaian pelatihan diawali dengan *pre-test* dan diakhiri dengan *post-test*. Evaluasi atau ujian RJP/CPR kelompok juga digelar pada sesi akhir perputaran praktik untuk mengukur tingkat penguasaan keterampilan peserta.

Sekretaris Panitia Pelatihan BLS Plus, Dicky Abdillah, S.S., menyampaikan seluruh rangkaian acara berjalan lancar dari awal hingga akhir.

“Alhamdulillah, pelaksanaan pelatihan berjalan dengan baik dan lancar. Antusiasme mahasiswa juga sangat terlihat, terutama ketika memasuki sesi praktik. Kami berharap pengalaman hari ini tidak berhenti sebagai kegiatan pelatihan semata, tetapi menjadi bekal yang benar-benar melekat pada mahasiswa ketika mereka menghadapi kondisi kegawatdaruratan di lingkungan klinik maupun masyarakat,” tutur Dicky.

Pelatihan yang berlangsung dari pagi hingga sore hari ini resmi ditutup seusai *post-test*. Melalui BLS Plus, Prodi D3 Keperawatan UNIMUS menyiapkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga tanggap dan terampil dalam situasi darurat medis nyata. (*)

UNIMUS Gembleng Mahasiswa Keperawatan Tangani Gawat Darurat
Simulasi Gawat Darurat: Mahasiswa Prodi D3 Keperawatan UNIMUS mempraktikkan teknik resusitasi jantung paru (CPR/RJP) saat Pelatihan Basic Life Support (BLS) Plus 2026 di Semarang, Rabu (4/11/2026).

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Kirim Komentar

📢 Mohon utamakan adab, etika, dan sopan santun dalam berkomentar. Semua komentar akan melewati proses moderasi sebelum diterbitkan.

Konten dilindungi © Mediasulsel.com