MAKASSAR – Sekolah Pascasarjana Universitas Hasanuddin ( SPs Unhas) menghadirkan akademisi International Islamic University Malaysia (IIUM), Prof. Abdurezak Abdulahi Hashi, Ph.D., dalam kuliah tamu internasional bertajuk Islamic Bioethics, Kamis (29/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung secara daring melalui Zoom ini membahas pentingnya perspektif etika Islam dalam menghadapi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya di bidang kesehatan dan bioteknologi.
Sesuai keterangan tertulis yang diterima mediasulsel.com, Jum’at (30/10/2026) kuliah tamu tersebut menjadi bagian dari upaya Sekolah Pascasarjana Unhas memperluas jejaring akademik internasional sekaligus memperkaya wawasan multidisiplin mahasiswa, dosen, peneliti, dan kalangan profesional.
Prof. Abdurezak yang merupakan akademisi Department of Biotechnology, Kulliyyah of Science IIUM, mengangkat kajian bioetika Islam sebagai pendekatan untuk mempertemukan perkembangan sains modern dengan nilai-nilai keislaman dan prinsip kemanusiaan.
Mewakili Dekan Sekolah Pascasarjana Unhas, Prof. Sukri Palutturi, SKM, M.Kes., MSc.PH, Ph.D., sambutan pembukaan disampaikan Prof. Dr. Tuti Bahfiarti, S.Sos., M.Si.
Dalam sambutannya, Prof. Tuti menekankan pentingnya pemahaman etika seiring pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Menurutnya, inovasi di bidang kesehatan dan bioteknologi perlu diimbangi tanggung jawab moral serta pertimbangan kemanusiaan.
Kajian Islamic Bioethics dinilai relevan untuk menjawab berbagai persoalan kontemporer, mulai dari penelitian biomedis, rekayasa genetika, teknologi reproduksi hingga pelayanan kesehatan dan perlindungan hak-hak manusia.
Melalui forum ini, peserta diajak memahami bagaimana prinsip-prinsip bioetika Islam dapat menjadi landasan dalam pengambilan keputusan ilmiah tanpa mengabaikan martabat manusia, keadilan, dan nilai-nilai spiritual.
Kegiatan yang dimoderatori Rufiqa Shari Abidin, S.Si., M.Biotech(H1), M.Kes., Ph.D., tersebut juga menjadi ruang pertukaran gagasan antara perspektif ilmu pengetahuan modern dan nilai-nilai etika Islam.
Dekan Sekolah Pascasarjana Unhas, Prof. Sukri Palutturi, memandang kolaborasi akademik internasional sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan pascasarjana sekaligus membangun lingkungan akademik yang terbuka dan inovatif.
Melalui penyelenggaraan kuliah tamu internasional secara berkelanjutan, Sekolah Pascasarjana Unhas berupaya memperluas kerja sama dengan perguruan tinggi luar negeri serta meningkatkan kontribusi akademik di tingkat regional dan global. (Ag4ys)













