MAKASSAR – Kapolsek Manggala, Kompol Semuel To’longan, mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian dan keterlibatan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), menyusul masih maraknya aksi perang kelompok dan aktivitas geng motor yang meresahkan warga.
Ajakan tersebut disampaikan Semuel saat bertatap muka dengan warga di Poskamling Kompleks Prima Griya, RW 06, Kelurahan Bitowa, Kecamatan Manggala, Rabu (28/10/2026) malam.
Dalam pertemuan itu, Semuel menekankan pentingnya sinergi antara kepolisian, pemerintah setempat, dan masyarakat untuk mencegah potensi gangguan keamanan di lingkungan masing-masing.
Menurutnya, persoalan kamtibmas menjadi perhatian serius Wali Kota Makassar yang menginstruksikan penguatan koordinasi antara camat, lurah, kapolsek, dan danramil.
Ia juga menegaskan, upaya menjaga keamanan wilayah tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat kepolisian. Kehadiran pemerintah setempat dalam setiap kegiatan bersama masyarakat menjadi bagian penting dari upaya tersebut.
Semuel secara khusus menyoroti aksi perkelahian antarkelompok dan geng motor yang dinilai tidak hanya mengganggu ketertiban umum, tetapi juga berpotensi menimbulkan korban jiwa.
Ia mempertanyakan tujuan dari aksi kekerasan jalanan tersebut, terlebih para pelakunya justru mempertaruhkan keselamatan diri sendiri maupun orang lain.
Untuk mencegah keterlibatan anak-anak dan remaja dalam aksi tersebut, Semuel meminta orang tua lebih ketat mengawasi aktivitas anak, terutama pada malam hari.
Ia mengimbau agar anak-anak tidak dibiarkan keluar rumah setelah pukul 22.00 WITA tanpa pengawasan orang tua.
Di sisi penegakan hukum, Semuel memastikan kepolisian tetap mengambil tindakan sesuai prosedur terhadap pelaku gangguan kamtibmas, termasuk mereka yang masih berusia di bawah umur.
Meski demikian, ia menyebut sejumlah titik yang sebelumnya rawan gangguan keamanan di wilayah Manggala mulai menunjukkan perkembangan positif. Intensitas gangguan kamtibmas di beberapa lokasi tersebut dilaporkan berkurang.
Semuel berharap kondisi itu dapat terus dipertahankan melalui keterlibatan aktif masyarakat. Warga diminta segera melaporkan aktivitas mencurigakan atau potensi konflik kepada aparat agar bisa ditangani sebelum berkembang menjadi insiden.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum jelas kebenarannya karena dapat memicu kesalahpahaman dan memperkeruh situasi.
Kegiatan tatap muka tersebut turut dihadiri perwakilan Kelurahan Bitowa, Juliani Eka Sarah, Kasi Pemberdayaan Masyarakat dan Sosial; Kanit Binmas Polsek Manggala IPTU Hamzir; Bhabinkamtibmas Bitowa AIPTU Arham; Babinsa Serka Muh. Nasir; Ketua LPM Bitowa Abdullah Dg. Tangga; serta jajaran personel Polsek Manggala.
Hadir pula tokoh masyarakat, para Ketua RT se-RW 06, Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM), Satlinmas, Shelter Warga, dan sejumlah elemen masyarakat Kelurahan Bitowa. (4r5)













