MAKASSAR—Amartha Microfinance sebagai prosperity platform yang berfokus pada penyediaan layanan keuangan dan teknologi inklusif bagi UMKM akar rumput, mengembangkan program kemitraan agen.
Selain itu, AmarthaOne memfasilitasi para agen untuk dapat memberikan layanan keuangan digital di pedesaan. AmarthaOne ditujukan untuk memperkecil gap ketimpangan layanan keuangan digital di pedesaan lewat teknologi yang inklusif dan mudah digunakan oleh para pelaku usaha ultra mikro.
Selain itu, program ini juga memberikan peluang untuk mengambil peran aktif dalam menciptakan ekosistem ekonomi digital di pedesaan yang mudah, dekat, dan aman.
Terhitung sejak pertengahan 2022, Amartha telah berhasil menjangkau lebih dari 10,000 agen AmarthaOne yang tersebar di berbagai provinsi di Indonesia.
Pulau Sulawesi merupakan salah satu pulau dengan tingkat digitalisasi yang cukup tinggi, terlihat pada signifikannya peningkatan jumlah agen AmarthaOne yang mencapai 2,500 agen dalam waktu beberapa bulan.
Saat ini program kemitraan agen AmarthaOne telah tersedia di 17 wilayah operasional Amartha, di antaranya di Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatra Barat, Sumatra Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan lain-lain.
Kepala New Retail Amartha Aditya Pratomo mengatakan, pihak Amartha sangat mengandalkan usaha dengan skala mikro, karena dianggap paling bertahan di situasi apapun, termasuk pandemi Covid-19 yang lalu.
“Karena itu kami sangat yakin untuk menyuntikkan dana sebesar 400 Milyar Rupiah kepada pemilik sektor usaha mikro, yang sekarang ini growthnya paling baik dibanding pulau Jawa,” kata Adit, Kamis (13/4) dalam kegiatan Media Iftar Dinner dengan Tema Digitalisasi Desa Lewat Program Kemitraan Agen AmarthaOne di Sulawesi Selatan.
Secara umum, Amartha mencatatkan pertumbuhan bisnis yang positif selama tahun 2022 lalu dengan persentase tumbuh 93 persen (YoY) atau hampir 2x lipat dari total dana yang disalurkan sebelumnya mencapai Rp2,4 triliun, kini mencapai Rp4,8 triliun.
Pertumbuhan bisnis tersebut turut didukung oleh porsi total pendanaan di area pulau Sulawesi khususnya Sulawesi Selatan yang mencapai lebih dari Rp400 miliar dan menjangkau 78 ribu UMKM.
Sebagai perusahaan yang fokus pada aspek keberlanjutan, Amartha akan fokus mengembangkan program kemitraan agen AmarthaOne yang semakin terintegrasi, inklusif, dan dapat menciptakan dampak ekonomi bagi pelaku usaha ultra mikro melalui beberapa strategi berikut:
Meningkatkan ekspansi nasional ke seluruh cabang operasional Amartha serta memberdayakan sosialisasi layanan AmarthaOne melalui program #AgenNaikKelas yang lebih masif.
Memberikan intervensi berupa pelatihan tentang pemasaran dan manajemen keuangan kepada calon agen agar lebih siap untuk memulai bisnis sebagai agen Amartha. (4dre)







