🚨 Peringatan Cuaca Sulawesi Selatan
Potensi hujan lebat, petir atau badai di: Pinrang, Luwu Utara.
Masyarakat diimbau waspada terhadap banjir dan angin kencang.
Advertisement - Scroll ke atas
Sulsel

Andi Sudirman Rehab Bendung dan Jaringan Irigasi Alekarajae, Aliri 690 Hektar Sawah di Sidrap

547
×

Andi Sudirman Rehab Bendung dan Jaringan Irigasi Alekarajae, Aliri 690 Hektar Sawah di Sidrap

Sebarkan artikel ini
Andi Sudirman Rehab Bendung dan Jaringan Irigasi Alekarajae, Aliri 690 Hektar Sawah di Sidrap
Pemprov Sulsel melalui Dinas PUTR, telah melakukan rehabilitasi jaringan Irigasi Daerah Irigasi Alekarajae yang terletak di Kelurahan Batulappa, Kecamatan Watangpulu, Kabupaten Sidrap. Pengerjaan yang dilakukan rehabilitasi dan peningkatan jaringan di area irigasi.

SIDRAP—Kabupaten Sidrap dikenal sebagai daerah agraris dan salah satu sentra produksi beras bagi Sulsel dan nasional. Mendukung hal itu, infrastruktur pertanian termasuk di Kabupaten Sidrap menjadi perhatian Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman.

Tahun 2022, Pemprov Sulsel melalui Dinas PUTR, telah melakukan rehabilitasi jaringan Irigasi Daerah Irigasi Alekarajae yang terletak di Kelurahan Batulappa, Kecamatan Watangpulu, Kabupaten Sidrap. Pengerjaan yang dilakukan rehabilitasi dan peningkatan jaringan di area irigasi.

Advertisement
Scroll untuk melanjutkan

Adapun panjang jaringan saluran irigasi yang dikerjakan yakni 2.490,63 meter dengan luas areal 1.253 hektar.

Pasca direhabilitasi, D.I Alekaraje kini telah dinikmati masyarakat khususnya petani. Irigasi saat ini telah berfungsi optimal mengairi 690 hektar lahan pertanian (sawah).

“Alhamdulillah rehab bendung dan jaringan irigasi Sidrap dengan kapasitas aliran 690 hektar sawah di Kabupaten Sidrap 2021 telah dilaksanakan. kini sudah dinikmati manfaatnya oleh masyarakat,” kata Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman, Jum’at (18/2/2022).

Menurut Andi Sudirman, rehabilitasi yang dilakukan sebagai bentuk dukungan dalam meningkatkan produksi pertanian di Kabupaten Sidrap. Hal ini tentu saja berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat.

“Program ini sebagai aksi langsung dalam meningkatkan produksi pertanian padi sesuai kebutuhan petani selama ini,” tuturnya. (*)

error: Content is protected !!