MAKASSAR—Pemprov Sulsel melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sulawesi Selatan, terus melakukan langkah agar pemadaman listrik secara bergilir yang merugikan masyarakat bisa segera dihentikan.
Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sulsel, Andi Eka Prasetya mengaku telah melakukan koordinasi dengan pimpinan PLN untuk melakukan langkah-langkah antisipasi diantaranya dengan rekayasa cuaca.
“Untuk penanganan Krisis listrik pertama saya koordinasikan dengan pihak PLN. Kedua, Pak Gubernur telah mengunjungi PLN dan membicaran upaya antisipasi pemadaman termasuk dukungan Pak Gubernur dengan memberikan rekayasa cuaca kemudian pertemuan Pimpinan PLN pusat didampingi GM pertamina,” ucap Andi Eka.
Pada pertemuan itu, Pimpinan PLN pusat mereka melaporkan terkait krisis listrik dan meminta bantuan untuk penurunan kuota listrik ke industri sehingga Gubernur kembali memberikan solusi dengan mempersilahkan pihak PLN mencari potensi cadangan listrik lainnya termasuk cadangan air.
“Kedua meminta Pak Gubernur komunikasikan ke pihak industri yang penggunaan tegangan tinggi,setelah itu saya koordinasikan ke kawasan industri agar pemadaman bergilir bisa dikurangi,” lanjut Eka.
Mantan Kepala Biro Umum dan Perlengkapan ini mengaku akan segera menyurati beberapa kementrian untuk mendapatkan bantuan dalam penyelesaian persoalan krisis listrik ini .
“Kita akan segera menyurati Menkomarves, Kementerian BUMN, PUPR, ESDM, Kemendagri, Kementrian Keuangan, Kepala Bappenas dan ditembusi Dirut PLN untuk mengantisipasi meluasnya pemadaman serta pengurangan penggunaan daya listrik bagi konsumen yang tegangan tinggi termasuk jangka menengah adanya pasokan listrik dari luar untuk memenuhi kebutuhan listrik di Sulsel. Surat ini tinggal di tandatangan Pak Gubernur,” pungkasnya. (*/4dv)













