PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Dinas Ketahanan Pangan Makassar Gandeng Sidrap Amankan Pasokan Pangan dan Kendalikan InflasiBPKP Periksa Istri Direktur PDAM Bone Terkait Transaksi Mobil AsetSulsel Dipanggang Suhu 35 Derajat, Pegunungan Diselimuti KabutGPM Makassar Diserbu Warga, Beras SPHP 5 Kg Dijual Rp58 RibuPI Migas Blok Sengkang Naik Jadi 10 Persen, Wajo Dapat 50 Persen untuk Daerah PenghasilKortastipidkor Polri Geledah Kantor dan Rumah Jabatan Bupati Gowa, Dugaan Pungli PBG Makin MelebarPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Dinas Ketahanan Pangan Makassar Gandeng Sidrap Amankan Pasokan Pangan dan Kendalikan InflasiBPKP Periksa Istri Direktur PDAM Bone Terkait Transaksi Mobil AsetSulsel Dipanggang Suhu 35 Derajat, Pegunungan Diselimuti KabutGPM Makassar Diserbu Warga, Beras SPHP 5 Kg Dijual Rp58 RibuPI Migas Blok Sengkang Naik Jadi 10 Persen, Wajo Dapat 50 Persen untuk Daerah PenghasilKortastipidkor Polri Geledah Kantor dan Rumah Jabatan Bupati Gowa, Dugaan Pungli PBG Makin Melebar
Makassar

Antrean Truk Mengular di SPBU, FoKaL NGO Sulawesi Desak Pengusutan Kelangkaan Solar

949
×

Antrean Truk Mengular di SPBU, FoKaL NGO Sulawesi Desak Pengusutan Kelangkaan Solar

Sebarkan artikel ini
Antrian Truk Mengular di SPBU, FoKaL NGO Sulsel Desak Pengusutan Kelangkaan Solar
Antrean panjang truk yang mengular hingga ke bahu jalan di depan sejumlah SPBU di Kota Makassar dan beberapa daerah di Sulawesi Selatan kembali menjadi sorotan. Kondisi ini diduga dipicu kelangkaan BBM jenis solar yang telah berlangsung beberapa hari terakhir.

MAKASSAR—Antrean panjang truk yang mengular hingga ke bahu jalan di depan sejumlah SPBU di Kota Makassar dan beberapa daerah di Sulawesi Selatan kembali menjadi sorotan. Kondisi ini diduga dipicu kelangkaan BBM jenis solar yang telah berlangsung beberapa hari terakhir.

Koordinator Forum Komunikasi Lintas (FoKaL) NGO Sulawesi, Djusman AR, angkat bicara dan mendesak agar ada pihak yang dimintai pertanggungjawaban atas kelangkaan tersebut. Ia menilai persoalan solar bukan sekadar isu distribusi, tetapi sudah berdampak langsung pada aktivitas masyarakat.

Aktivis antikorupsi yang akrab disapa Bang Djusman itu mengaku menyaksikan langsung antrean truk saat tiba di Makassar sepulang dari Jakarta. Ia bahkan sempat berbincang dengan sejumlah sopir yang terjebak antrean.

“Saya melihat langsung antrean truk di SPBU. Dari keterangan sopir, antrean ini sudah terjadi beberapa hari karena solar sulit didapat,” ujar Djusman AR kepada Mediasulsel.com, melalui sambungan telepon WhatsApp, Selasa (23/12/2025)

Menurut Djusman, ada empat pihak yang perlu dimintai tanggung jawab atas kondisi tersebut, yakni PT Pertamina, Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), aparat kepolisian, serta pemerintah kota dan provinsi.

Ia menilai, kelangkaan solar bisa disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari keterlambatan distribusi akibat cuaca, pengurangan kuota, hingga dugaan penyelewengan dan praktik monopoli. Bahkan, ia mengaku menerima informasi adanya sejumlah SPBU yang kehabisan stok solar.

“Ini tidak boleh dibiarkan. Harus diusut secara tegas. Kepolisian perlu turun tangan menyelidiki penyebab kekosongan stok solar di SPBU,” tegasnya.

Djusman juga mengingatkan, jika kelangkaan solar terus berlanjut hingga akhir tahun, dampaknya akan semakin luas, terutama terhadap sektor ekonomi dan distribusi logistik.

“BBM adalah urat nadi ekonomi. Kalau distribusi solar terganggu, otomatis aktivitas ekonomi masyarakat ikut terdampak. Masalah ini harus segera dituntaskan dan jelas siapa yang bertanggung jawab,” pungkasnya. (70n/Ag4ys)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com