MAKASSAR—Kondisi ruas Jalan Hertasning, tepatnya di depan kantor PT PLN (Persero) UP3 Makassar Selatan, menjadi sorotan publik. Pasalnya, ditemukan sejumlah titik kerusakan berupa lubang pada permukaan jalan yang masih dalam tahap pengaspalan.
Perhatian masyarakat semakin menguat setelah potongan video kondisi jalan tersebut beredar luas. Dalam rekaman itu, tampak permukaan aspal mengalami kerusakan ringan di beberapa titik, terutama pada jalur dengan intensitas lalu lintas yang cukup tinggi.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sulawesi Selatan (DBMBK Sulsel), Andi Ihsan, menegaskan bahwa kerusakan yang terjadi bersifat lokal dan tidak merata di seluruh badan jalan.
“Faktor utama penyebabnya adalah curah hujan yang masih tinggi. Aspal sangat sensitif terhadap air, sementara volume kendaraan di ruas ini juga cukup padat,” ujar Andi Ihsan kepada media, Sabtu (28/2/2026).
Ia menekankan, kerusakan tersebut hanya terjadi di titik-titik tertentu dan tidak mencerminkan kondisi keseluruhan ruas Jalan Hertasning. Karena itu, pekerjaan pengaspalan belum dapat dilakukan secara masif demi menjaga kualitas hasil pekerjaan.
“Kerusakannya tidak menyeluruh, hanya setempat. Malam ini sudah dilakukan penanganan sementara di lapangan. Prinsipnya, setiap kerusakan pasti dibenahi sesuai standar dan spesifikasi teknis Bina Marga,” jelasnya.
Meski sempat menuai sorotan, Andi Ihsan memastikan penanganan Jalan Hertasning tetap menjadi bagian dari proyek Multiyears Contract (MYC) Paket 1 yang saat ini masih berjalan dan dilaksanakan sesuai dengan perencanaan serta jadwal tahun anggaran yang telah ditetapkan. (Cr/Ag4ys)
Citizen Reporter: Yusril
Artikel ini ditulis oleh Citizen Reporter. Isi dan gaya penulisan sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Redaksi hanya melakukan penyuntingan seperlunya tanpa mengubah substansi.













