Advertisement - Scroll ke atas
  • Pemkot Makassar
  • Pemkot Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
NasionalNews

Banjir disertai Longsor di Garut dan Sumedang, 19 Tewas

288
×

Banjir disertai Longsor di Garut dan Sumedang, 19 Tewas

Sebarkan artikel ini
  • Pemprov Sulsel
  • PDAM Kota Makassar
  • Banner DPRD Makassar

MEDIASULSEL.com – Sekitar 1.000 warga desa dievakuasi ke barak-barak militer dan tempat penampungan sementara lainnya. Hujan lebat dalam intensitas tinggi memcicu banjir dan tanah longsor di Kabupaten Garut dan Sumedang, Jawa Barat, menewaskan sedikitnya 19 warga desa.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, sembilan orang masih hilang di dua daerah tersebut.

Advertisement
Scroll untuk melanjutkan

Daerah Garut dihantam paling parah, dengan 16 orang tewas dan delapan orang masih hilang akibat meluapnya Sungai Cimanuk dan Sungai Cikamuri secara cepat Selasa malam (20/9) dan menyebabkan banjir bandang hingga ketinggian 1,5 hingga 2 meter.

Korban tewas di Garut termasuk bayi berusia 8 bulan, lima anak-anak dan tujuh perempuan. Sutopo mengatakan sekitar 1.000 warga desa dievakuasi ke barak-barak militer dan tempat penampungan sementara lainnya.

Tiga warga tewas di Sumedang dan satu lagi masih hilang setelah tanah longsor menimbun dua rumah dan menghancurkan sebuah masjid. Sekitar 100 warga dievakuasi. “Secara total ada lebih dari 30 warga yang terluka di kedua kabupaten,” ujar Sutopo, Rabu (21/9/2016).

Pencarian dan penyelamatan korban masih terus dilakukan Tim SAR gabungan, relawan dan masyarakat. Masyarakat diimbau untuk terus meningkatkan kewaspadaan akan ancaman banjir dan longsor.

Hujan akan terus meningkat hingga puncaknya Januari 2017 mendatang. La Nina, dan hangatnya perairan laut di Indonesia menyebabkan hujan melimpah, lebih besar dari biasanya sehingga dapat memicu banjir dan longsor. (isa/sp/voa)

Lihat Juga:  Sompo Insurance Indonesia Dorong Masyarakat Melindungi Diri Saat Banjir
error: Content is protected !!