PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.BBM Disebut Aman, Mengapa Antrean Mengular?Sengketa Lahan Petani Laoli di Luwu Timur Masuk PTUN, Aktivitas di Objek Perkara Diminta DihentikanNew and Now Gaza, Saatnya Perisai Umat DibutuhkanKuliah Tamu Unhas Bahas AI Tepercaya untuk Inovasi KesehatanAntrean BBM Mengular, Wali Kota Makassar Tekan Pertamina Benahi Pelayanan SPBUDarurat Bencana Kebijakan, Selamatkan NegeriPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.BBM Disebut Aman, Mengapa Antrean Mengular?Sengketa Lahan Petani Laoli di Luwu Timur Masuk PTUN, Aktivitas di Objek Perkara Diminta DihentikanNew and Now Gaza, Saatnya Perisai Umat DibutuhkanKuliah Tamu Unhas Bahas AI Tepercaya untuk Inovasi KesehatanAntrean BBM Mengular, Wali Kota Makassar Tekan Pertamina Benahi Pelayanan SPBUDarurat Bencana Kebijakan, Selamatkan Negeri
Luwu

Banjir Rendam Sekolah di Luwu, Murid Mengaku Kendaraan MBG Tak Bisa Tembus Genangan

140
×

Banjir Rendam Sekolah di Luwu, Murid Mengaku Kendaraan MBG Tak Bisa Tembus Genangan

Sebarkan artikel ini
Banjir Rendam Sekolah di Luwu, Murid Mengaku Kendaraan MBG Tak Bisa Tembus Genangan
Suasana belajar di SDN Keppe, Desa Rantebelu, Kabupaten Luwu, berubah mencekam setelah banjir merendam halaman sekolah hingga setinggi perut orang dewasa, Jumat (8/5/2026).

LUWU—Suasana belajar di SDN Keppe, Desa Rantebelu, Kabupaten Luwu, berubah mencekam setelah banjir merendam halaman sekolah hingga setinggi perut orang dewasa, Jumat (8/5/2026).

Hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak Kamis malam membuat debit air terus meningkat sejak dini hari. Akibatnya, sejumlah desa dan fasilitas umum di dua kecamatan terdampak banjir, termasuk akses jalan menuju sekolah yang lumpuh total.

Tak hanya aktivitas belajar yang terganggu, kendaraan MBG yang biasa melintas menuju sekolah juga dilaporkan tidak mampu menembus genangan air.

“Airnya tinggi sekali sampai kendaraan MBG tidak bisa lewat karena jalan menuju sekolah tergenang,” ujar Putra Jumari, salah seorang murid SDN 7 Komba.

Di tengah kondisi itu, para guru dan warga berjibaku menyelamatkan barang-barang penting agar tidak rusak akibat genangan yang terus naik.

Kepala SDN Keppe, Helmiana, S.Pd, mengatakan air mulai masuk ke area sekolah sejak subuh dan terus meninggi hingga pagi hari.

“Air mulai naik sejak subuh dan pagi tadi halaman sekolah sudah terendam cukup tinggi, bahkan mencapai setinggi perut orang dewasa. Kami khawatir kondisi ini dapat mengganggu proses belajar siswa serta merusak fasilitas sekolah,” katanya saat ditemui di lokasi banjir.

Selain merendam lingkungan sekolah, banjir juga menggenangi permukiman warga dan akses jalan utama. Sejumlah warga terpaksa mengevakuasi barang-barang mereka ke tempat yang lebih aman untuk menghindari kerusakan.

Meski genangan mulai berangsur surut pada siang hari, warga diminta tetap waspada. Hujan susulan dikhawatirkan kembali meningkatkan debit air dan memperparah kondisi banjir.

Hingga kini, aparat setempat bersama warga masih terus memantau perkembangan cuaca dan debit air di wilayah terdampak. (Cr/Ag4ys)

Banjir Rendam Sekolah di Luwu, Murid Mengaku Kendaraan MBG Tak Bisa Tembus Genangan
Suasana belajar di SDN Keppe, Desa Rantebelu, Kabupaten Luwu, berubah mencekam setelah banjir merendam halaman sekolah hingga setinggi perut orang dewasa, Jumat (8/5/2026).

Citizen Reporter: Epi Aresi Tansal (Latansa Bimbel Luwu)

Artikel ini ditulis oleh Citizen Reporter. Isi dan gaya penulisan sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Redaksi hanya melakukan penyuntingan seperlunya tanpa mengubah substansi.

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com