Advertisement - Scroll ke atas
  • Bapenda Makassar
  • Pemkot Makassar
  • Pemkot Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Stunting
Sulsel

Bantuan Bibit Pemprov Sulsel Diharapkan Persoalan Cabe Pemicu Inflasi Dapat Ditekan

364
×

Bantuan Bibit Pemprov Sulsel Diharapkan Persoalan Cabe Pemicu Inflasi Dapat Ditekan

Sebarkan artikel ini
Bibit Cabe
ILUSTRASI - Bibit Cabe. (Dok: Mediasulsel.com)
  • Pilkada Sulsel (KPU Sulsel)
  • Pemprov Sulsel
  • PDAM Kota Makassar
  • Banner DPRD Makassar

MAKASSAR—Pemerintah Provinsi Sulsel di bawah kepemimpinan Penjabat Gubernur Bahtiar Baharuddin terus melakukan langkah dan terobosan dalam menekan kenaikan harga kebutuhan pokok jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Kepala Biro Ekonomi dan Pembangunan Provinsi Sulsel, Junaedi mengatakan Pemerintah Provinsi Sulsel telah mendorong upaya konkret dalam menekan kenaikan cabe dan menjadi salah satu penyebab pendorong inflasi.

Advertisement
Scroll untuk melanjutkan

“Jadi kan memang di data BPS untuk laporan bulan Oktober harga cabe, beras tetap menjadi pemicu utama tingginya inflasi Sulsel, termasuk di bulan November. Dalam beberapa hari ke depan dirilis BPS masih di posisi sama cabe dan beras”

Kepala Biro Ekbang Setda Sulsel, Junaedi
Kepala Biro Ekbang Setda Sulsel, Junaedi.

“Oleh karena itu, Pak Gubernur sudah mendorong upaya konkrit dengan mengarahkan Dinas Pertanian dan Perkebunan memberikan bantuan bibit kepada petani dan masyarakat,” jelas Junaedi, Jum’at (1/12/2023) Kemarin.

Ia menargetkan hingga 50 juta bibit cabe sampai di masyarakat untuk 2 juta warga yang ada di Sulsel.

“Target Bapak Gubernur Sulsel 50 juta bibit sampai di masyarakat untuk 2 juta rumah yang ada di Sulsel masing-masing ada cabe. Harapan kita di Janauri 2024 , melalui minimal 10 bibit perkeluarga, persoalan untuk cabai sudah selesai,” pungkasnya. (*/4dv)

  • DPPKB Kota Makassar
error: Content is protected !!