Advertisement - Scroll ke atas
Sulsel

Beras Murah Andalan Hati di Tamalanrea Diserbu Warga, Ratusan Karung Ludes dalam 2 Jam

887
×

Beras Murah Andalan Hati di Tamalanrea Diserbu Warga, Ratusan Karung Ludes dalam 2 Jam

Sebarkan artikel ini
Beras Murah Andalan Hati di Tamalanrea Diserbu Warga, Ratusan Karung Ludes dalam 2 Jam
Ratusan warga memadati halaman Masjid Al Mubarak Trika, Kecamatan Tamalanrea, Makassar, Jumat (5/9/2025) sore. Sejak pukul 16.00 WITA, antrean panjang terlihat untuk mendapatkan beras murah dari program Gerakan Pangan Murah Andalan Hati yang digagas Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

MAKASSAR—Ratusan warga memadati halaman Masjid Al Mubarak Trika, Kecamatan Tamalanrea, Makassar, Jumat (5/9/2025) sore. Sejak pukul 16.00 WITA, antrean panjang terlihat untuk mendapatkan beras murah dari program Gerakan Pangan Murah Andalan Hati yang digagas Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

Program hasil kerja sama Pemprov Sulsel dan Bulog ini menawarkan beras SPHP kemasan 5 kilogram dengan harga terjangkau. Syaratnya sederhana, cukup membawa Kartu Keluarga, dengan pembatasan satu karung untuk setiap kepala keluarga agar distribusi merata.

Advertisement
Scroll untuk melanjutkan

Wakil Gubernur Sulsel, Fatmawati Rusdi, hadir langsung menyalurkan beras. Ia menyapa warga satu per satu sambil memastikan pembagian berjalan tertib.

“Kami ingin memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap terjangkau. Apalagi beras adalah kebutuhan utama sehari-hari. Dengan harga ini, semoga bisa meringankan beban keluarga,” ujarnya.

Fatmawati yang juga Ketua Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Sulsel menegaskan, pemerintah akan terus mendorong program serupa di berbagai wilayah untuk menjaga stabilitas pangan.

“Fluktuasi harga sering jadi keluhan masyarakat. Karena itu, kami ingin manfaat dari program ini bisa lebih luas dirasakan,” tambahnya.

Tingginya antusiasme warga membuat 150 karung beras yang disiapkan ludes hanya dalam waktu kurang dari dua jam. Ibu rumah tangga hingga mahasiswa ikut antre demi mendapatkan beras murah tersebut.

Nurhayati, seorang ibu yang datang bersama dua anaknya, mengaku lega bisa mendapatkan beras. “Harga beras sekarang cukup berat bagi kami. Bantuan seperti ini sangat meringankan. Harapannya kegiatan seperti ini lebih sering dilakukan,” tuturnya.

Andi Rahmat, mahasiswa Universitas Hasanuddin, juga menyambut baik. “Sebagai anak kos, harga beras murah ini sangat membantu kebutuhan harian. Salut buat pemerintah yang peduli mahasiswa,” katanya.

Sri Wahyuni, warga lain, bahkan datang lebih awal untuk mengamankan antrean. “Kalau tidak buru-buru bisa kehabisan. Alhamdulillah masih dapat. Terima kasih banyak untuk Ibu Wagub dan semua yang peduli,” ucapnya.

Menjelang magrib, antrean mulai mereda. Warga pulang dengan wajah sumringah, memeluk erat karung beras di tangan mereka. Sore itu, Tamalanrea menjadi saksi kepedulian yang menghadirkan senyum dan rasa lega di tengah masyarakat. (*)

error: Content is protected !!